Pria WNI Beli Rumah Di Jerman, Ternyata Ada Fosil Berusia Jutaan Tahun

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 8 Agustus 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Bekerja dan tinggal di luar negeri acap kali menjadi impian sebagian besar masyarakat tanah air. Apalagi iming-iming gaji besar yang diperoleh di negara maju, kerap menarik perhatian.

Seperti perjuangan pria WNI yang telah menikah dengan seorang bule asal Jerman satu ini. Berkat kerja kerasnya ia berhasil membeli rumah baru untuk keluarga kecilnya. Mereka membeli rumah yang berusia tua karena sudah dibangun sejak 1970.

Rumahnya cukup mewah, ada halaman yang luas dipenuhi tanaman, bahkan memiliki ruang bermain billiard pribadi. Uniknya lagi, rumah tua tersebut ternyata menyimpan jejak sejarah sejak zaman dinosaurus yang ditemukan secara tak sengaja.

Lantas bagaimana potret fosil di rumah seharga Rp7 miliar milik WNI di Jerman ini? Berikut ulasannya seperti dikutip dari Merdeka.com (06/08/2021).

Rumah Rp7 M Bikin Istri Bule Betah

Dayat dan Kristina belum lama ini membeli rumah baru di Jerman. Meski belum seutuhnya selesai direnovasi, sang istri tampak sangat bahagia dan betah tinggal di sana. Bagi Kristina rumah sejak 1970 itu cukup unik.

“Senang sekali (tinggal di sini). Tapi masih harus buat banyak supaya terlihat indah. Tapi ini (rumah) lucu, aku suka,” ujar Kristina.

Tak sedikit ruangan yang harus di cat ulang dan dibenahi saluran listriknya. Bahkan Dayat sempat dibuat terkejut. Ternyata wastafel batu yang berada di sana merupakan buatan Indonesia.

“Ini kamar mandi teh belum jadi. Ini (batu wastafel) buatan Indonesia, tapi enggak tahu pastinya di kota mana,” tukas Dayat.

“Jadi teman-teman ini rumah yang harganya Rp7 miliar. Kalau di Indonesia sudah dapat kolam renang kamu,” tandas Kesa.

Batu Laut Sejak Zaman Dinosaurus

Menjelang perayaan ulang tahun Dayat, nuansa halaman belakang rumah tengah dihias indah. Tepat di samping gazebo, terdapat pagar tinggi yang terbuat dari susunan batu besar.

Sekitar rumahnya dulu merupakan samudera yang telah surut. Sementara batu yang digunakan sebagai bahan bangunan, telah diteliti berasal dari sisa batu lautan dan berumur jutaan tahun.

“Jadi ini teman-teman, ini batu di sini semua. Batu ini istilahnya dari laut jutaan tahun pas zaman masih dinosaurus. Batu ini diteliti memang batu laut. Jadi daerah rumahku ini dulunya samudera,” terang Dayat.

Temukan Fosil di Belakang Rumah

Tak berhenti di situ, bahkan Dayat menemukan fosil lain. Padahal sekitar rumahnya kini dikeliling perbukitan.

Salah satu batu besarnya ada yang jatuh dan terbelah. Ternyata di dalamnya menyimpan fosil kerang raksasa. Diperkirakan usianya pun sama, sekira jutaan tahun lalu di era dinosaurus.

“Terus ada fosil ini juga di dalam batu. Ini bukan dibelah si, tapi jatuh sendiri terus kebuka. Makanya kita tahu ada ini,” imbuh Dayat. (Uli)