Pria Ini Simpan Burger Yang Dibeli 20 Tahun Lalu

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 22 Maret 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Banyak orang bertanya-tanya apakah makanan cepat saji mengandung banyak pengawet atau tidak, mungkin temuan ini bisa menjadi jawabannya.

Seorang pria secara tidak sengaja menyimpan burger yang ia beli selama kurang lebih 20 tahun.

Adalah David Whipple, pria asal Amerika Serikat ini membeli burger di restoran cepat saji yang sangat terkenal di dunia tepatnya pada 7 Juli 1999.

Melansir dari Dream.co.id (21/03/2020), kala itu David membeli burger memang tidak untuk dimakan. Dia sengaja ingin menyimpannya untuk membuktikan kepada teman-temannya bahwa makanan cepat saji mengandung banyak pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.

Burger itu kemudian ia buka beberapa bulan kemudian, terlihat hanya sayuran yang mengalami pembusukan, sedangkan roti dan daging tetap utuh tanpa perubahan.

Lupa Memiliki Burger di Saku

Satu hal yang tidak disengaja, ternyata David lupa dia memiliki satu burger lagi di saku mantelnya dan baru ditemukan dua tahun kemudian.

Akhirnya David membiarkan burger itu dan menunggu kapan dia akan busuk dan hancur.

Yang ajaib, setelah ditunggu 20 tahun sejak dibeli, burger itu tetap utuh. Saat pembungkusnya dibuka, David sangat terkejut karena burger itu tidak mengalami perubahan, sama seperti saat dibeli.

Logikanya, dalam keadaan normal, roti akan berjamur dan hancur perlahan jika dibiarkan berhari-hari apalagi berbulan-bulan. Daging akan berbau busuk dan dihinggapi belatung jika dibiarkan beberapa hari. Nyatanya, burger tetap utuh.

” Tidak ada perubahan pada daging atau roti, tidak ada jamur ataupun bau (yang normalnya muncul pada makanan yang sudah lama disimpan). Burger ini bahkan tidak mengeluarkan aroma busuk sama sekali,” ujar David.

Yang harus diingat, burger ini disimpan dalam keadaan normal, tidak masuk kulkas atau disimpan secara khusus. Sebagai bukti, David masih menyimpan struk pembelian burger tersebut. (Uli)

INDOLINEAR.TV