Pria Berusia 60 Tahun Di India Tewas Digigit Ular Kobra

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 9 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, India – Raghunandan Bhumji (60), tewas digigit king Cobra sepanjang 4,2 meter yang ditangkapnya.

Awalnya warga Desa Bishnupur, GP Ranjangar Dholai, Distrik Cachar, Negara Bagian Assam, India menemukan seekor ular king kobra sepanjang 14 kaki (sekitar 4.2 meter) di areal persawahan, 3 Oktober 2021.

Raghunandan  bergegas menangkap ular berbisa terpanjang di dunia ini.

Menurut penduduk setempat, ular king kobra sempat kabur,

Tapi entah bagaimana Raghunandan Bhumji berhasil menangkapnya.

Setelah berhasil menangkap ular king kobra ini, Raghunandan Bhumji memamerkan tangkapannya ke warga di desanya.

Ular Ular king kobra 4.2 meter ini dililitkannya di lehernya sambil menari-nari, dilansir dari Tribunnews.com (08/10/2021).

Warga setempat sempat merekam aksi Raghunandan Bhumji bersama ular king kobra 4.2 meter ini.

Nahas keasyikan beraksi, Raghunandan Bhumji tak sadar memegang kepala ular king kobra 4.2 meter ini dengan posisi tidak aman.

Ular king kobra 4.2 meter menggigit Raghunandan Bhumji hingga pingsan di lokasi.

Menurut penduduk setempat, mereka mencoba memanggil dukun ke lokasi kejadian untuk mengobati Raghunandan Bhumji.

Namun tak ada yang bisa menolong nyawa Raghunandan Bhumji.

Pejabat Kehutanan Distrik Cachar, Tejas Mariswamy membenarkan bahwa ular tersebut memang seekor King Kobra.

Ia juga mengatakan bahwa sawah merupakan habitat yang baik bagi ular king kobra.

Tejas menghimbau masyarakat untuk tidak mengulangi tindakan tersebut, karena tidak hanya membahayakan nyawa sendiri, tetapi juga pelanggaran undang-undang perlindungan satwa liar.

Ia juga mengatakan bahwa jika ada orang yang melihat ular king kobra, segera melapor ke dinas kehutanan terdekat.

Profesor Parthankar Choudhury dari Jurusan Ekologi dan Ilmu Lingkungan Universitas Assam Silchar mengatakan meski ular king kobra merupakan ular berbisa terpanjang di dunia, tapi jarang menyebabkan kematian manusia.

“Hingga saat ini, di seluruh negeri, hanya 3-4 orang yang meninggal karena gigitan King Kobra. Ini mungkin catatan pertama gigitan king kobra dari timur laut yang menyebabkan kematian manusia,” katanya.

Para peneliti di Divisi Konservasi dan Penelitian Heroetofauna, Yayasan Tripura Liar dan Lab Konservasi Satwa Liar, Departemen Ekologi dan Ilmu Lingkungan menyatakan cara Raghunandan Bhumji memegang ular king kobra sangat berbahaya.

Mereka menyalahkan warga setempat yang membiarkan Raghunandan Bhumji melakukan aksi berbahaya yang berakhir tragis.

Namun bukan mendesak membatalkan, warga malah merekam aksi Raghunandan Bhumji yang berakhir dengan tragis.

Petugas kehutanan yang turun ke lokasi kejadian akhirnya menyelamatkan ular king kobra dan dilepaskan ke hutan. (Uli)