Presiden Parlemen Eropa David Sassoli Telah Meninggal Dunia

FOTO: okezone.com/indolinear.com
Rabu, 12 Januari 2022
loading...

Indolinear.com, Brussels – Presiden Parlemen Eropa David Sassoli meninggal dunia pada Senin (11/01/2022) di usia 65 tahun, demikian disampaikan juru bicara dan kantornya. Politikus sosialis dan mantan jurnalis Italia itu telah dirawat di rumah sakit bulan lalu karena “komplikasi serius” yang berkaitan dengan sistem kekebalannya.

Sassoli telah menjadi presiden Parlemen Eropa sejak Juli 2019 dan masa jabatannya akan berakhir bulan ini. Dia telah mengatakan tidak mencalonkan diri untuk pemilihan kedua.

Dia tidak dapat hadir memimpin parlemen yang berbasis di Strasbourg, Prancis itu dalam beberapa pekan terakhir karena kondisi kesehatannya. Sassoli juga telah melewatkan acara tahunan kenegaraan Komisi Eropa pada September.

Sassoli memulai kariernya sebagai jurnalis surat kabar sebelum bergabung dengan penyiar negara Italia RAI, di mana ia menjadi pembawa berita utama di malam hari.

Dia beralih ke politik pada 2009, bergabung dengan Partai Demokrat kiri-tengah dan dengan mudah memenangkan pemilihan Parlemen Eropa. Setelah gagal dalam pemilihan wali kota Roma, ia memusatkan perhatiannya pada politik Eropa, bekerja keras untuk menjadi presiden parlemen Uni Eropa pada 2019.

Politisi Italia di banyak pihak memberikan penghormatan kepada Sassoli, dan kematiannya mendominasi acara berita pagi. Perdana Menteri Mario Draghi mengatakan kematian Sassoli mengejutkan dan memujinya sebagai orang yang sangat pro-Eropa.

“Sassoli adalah simbol keseimbangan, kemanusiaan, dan kemurahan hati. Kualitas ini selalu diakui oleh semua rekannya, dari setiap posisi politik dan setiap negara Eropa,” kata kantor Draghi dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir dari Okezone.com (11/01/2022).

Anggota parlemen Malta Roberta Metsola, dari Partai Rakyat Eropa (EPP) yang konservatif, secara luas diharapkan menjadi kandidat untuk jabatan itu. (Uli)