Presiden Jokowi: Ketersediaan Vaksin Covid-19 Bukan Berarti Menyelesaikan Masalah

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 24 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ketersediaan vaksin dan program vaksinasi Covid-19 tak berarti menyelesaikan masalah pandemi.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat acara International Conference: Tackling The Covid-19 Pandemic (Health, Economics, Diplomacy, and Social Perspectives) melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/2/2021).

“Ketersediaan vaksin bukan berarti menyelesaikan masalah,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Yakni, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Tentunya, terus melakukan testing, tracing, dan treatment.

Jokowi juga mengatakan, pemerintah saat ini mengedepankan strategi penanganan berskala mikro dengan melibatkan unit sosial komunitas yang paling bawah yaitu RT dan RW.

Bahkan, RT dan RW juga dilibatkan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak.

“Dengan pola penanganan skala mikro, saya meyakini kurva laju penambahan kasus baru akan dapat ditekan. Dan masyarakat juga mendapatkan pelayanan bantuan yang diperlukan,” jelas Jokowi.

Update kasus Covid-19 di Indonesia

Berikut ini update jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang tercatat pada Selasa (23/2/2021).

Jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia bertambah 9.775 kasus baru.

Dikutip dari Tribunnews.com (23/02/2021), adanya tambahan  9.775 kasus baru itu membuat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.298.608 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga mencatat terjadi penambahan pasien sembuh Covid-19 sebanyak 7.996 orang.

Sehingga total pasien sembuh Covid-19 kini sebanyak 1.104.990 orang.

Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 35.014 orang setelah terdapat penambahan kasus meninggal dunia hari ini sebanyak 323 orang.

Pencegahan Virus Corona

Menurut WHO, untuk tetap aman dari virus Covid-19 perlu melakukan beberapa tindakan pencegahan sederhana, seperti:

– Menjaga jarak secara fisik

– Mengenakan masker

– Menjaga ruangan berventilasi baik

– Menghindari keramaian

– Membersihkan tangan

– Batuk mengarahkan ke siku atau tisu

Sementara itu, untuk memakai masker, perlu diketahui langkah-langkah yang tepat:

– Bersihkan tangan Anda sebelum Anda mengenakan masker, serta sebelum dan sesudah Anda melepasnya

– Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu Anda.

– Saat Anda melepas masker, simpan masker dalam kantong bersih

– Cuci masker setiap hari jika menggunakan masker kain

– Buang masker medis di tempat sampah seusai dipakai

Bila Anda mulai tidak merasa sehat, wajib lakukan beberapa langkah berikut ini:

– Ketahui gejala lengkap COVID-19.

Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan kelelahan.

Gejala lain yang kurang umum dan dapat mempengaruhi beberapa pasien termasuk hilangnya rasa atau bau, nyeri, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, mata merah, diare, atau ruam kulit.

– Tinggal di Rumah

Tinggallah di rumah dan lakukan isolasi sendiri meski mengalami gejala ringan seperti batuk, sakit kepala, demam ringan hingga anda merasa sembuh.

Jika Anda perlu meninggalkan rumah, kenakan masker medis agar tidak menulari orang lain.

Jika Anda mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis dengan mengunjungi dokter atau rumah sakit yang terdekat.

Bila tidak memungkinkan, hubungi melalui telepon.

– Pantau Informasi Terkini

Tetap up to date pada informasi terbaru dari sumber tepercaya, seperti WHO atau otoritas kesehatan lokal dan nasional.

Hal tersebut untuk mengetahui langkah-langkah perlindungan dari virus corona. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: