Presiden Amerika Dan Putra Mahkota Saudi Dijadwalkan Bertemu Akhir Bulan Ini

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 5 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan penguasa de facto Arab Saudi Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dijadwalkan bertemu pada akhir bulan ini.

Pertemuan itu direncanakan setelah dua kesepakatan penting dicapai pada Kamis setelah berbulan-bulan tekanan diplomatik AS.

Dilansir dari Tribunnews.com (04/06/2022), dalam pengumuman mengejutkan pada Kamis (2/6/2022), OPEC dan negara-negara penghasil minyak sekutu mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk meningkatkan produksi minyak sebesar 200.000 barel per hari pada bulan Juli dan Agustus.

Mansion Global

Langkah itu mendapat pujian dari Gedung Putin terkait peran Arab Saudi dalam “mencapai konsensus” dan memfasilitasi dorongan.

Biden-MBS

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan penguasa de facto Arab Saudi Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dijadwalkan bertemu pada akhir bulan ini.

Langkah tersebut dipandang oleh pejabat pemerintahan Biden sebagai terobosan signifikan dalam hubungan diplomatik.

Seorang pejabat menggambarkannya sebagai “perubahan besar” setelah hampir satu tahun Saudi dengan tegas menolak permintaan AS untuk meningkatkan produksi, bahkan ketika harga minyak mencapai rekor tertinggi tahun lalu.

Gencatan senjata Yaman

Biden secara terpisah mengumumkan pada hari Kamis bahwa gencatan senjata di Yaman telah diperpanjang.

Dia juga memberikan pujian pada Saudi karena menunjukkan “kepemimpinan yang berani dengan mengambil inisiatif sejak dini untuk mendukung dan menerapkan persyaratan gencatan senjata yang dipimpin PBB.”

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, karena Arab Saudi saat ini memegang kursi kepresidenan Dewan Kerjasama Teluk, setiap keterlibatan antara Biden dan putra mahkota kemungkinan akan bertepatan dengan pertemuan dewan di Riyadh akhir bulan ini. (Uli)

loading...