Pradi Turun Tangan Bersihkan Taman Balai Kota Depok

tribunnewscom/indolinear.com
Kamis, 9 November 2017
loading...

Indolinear.com, Depok – Dengan dahi mengernyit Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna tampak serius memperhatikan sejumlah tanaman hias yang ada di salah satu sudut di Taman Balai Kota Depok.

Wajahnya tampak sedikit kecewa. Ia lalu menuju ke sudut taman lainnya dengan tergesa sembari menyisir bagian taman, dengan diikuti sejumlah ajudannya.

Raut kecewa di wajahnya tak hilang. Sapaaan sejumlah wartawan dan anggota LSM yang biasa nongkrong di salah satu sudut di Taman Balai Kota Depok tak digubrisnya.

Tiba-tiba Pradi masuk ke salah satu area taman, yang berada di depan kantor tempatnya bekerja setiap hari tersebut.

Tanpa sungkan, Ia mulai mencabuti sejumlah gulma dan rumput liar, yang tumbuh menutupi hampir semua tanaman hias yang ada di Taman Balai Kota Depok.

Meski mengenakan seragam PNS Depok, Pradi sangat detail dan cermat mencabuti gulma dan rumput liar yang ada satu persatu. Ia kemudian meminta ajudannya untuk mengambilkan tempat sampah, sebagai tempat menampung gulma dan rumput liar yang dicabutinya.

Apa yang dilakukan Pradi menarik perhatian sejumlah wartawan dan anggota LSM yang kebetulan nongkrong di sekitaran Taman Balai Kota Depok. Mereka pun mendekati Pradi yang kelihatan sibuk mencabuti gulma dan rumput liar di sana.

Melihat sejumlah pewarta mendekatinya, Pradi kemudian menyapa para wartawan.

“Nanti saja kalau wawancara ya. Mau bersihin gulma dan rumput liar dulu nih, di sini. Rekan wartawan dan LSM, ayo bantu juga dong, bersihin gulma dan rumput liar di sini. Sudah lebih banyak gulmanya, daripada tanaman hiasnya, nih,” pinta Pradi ke sejumlah wartawan dan LSM yang mendekatinya.

Beberapa wartawan dan anggota LSM langsung mengikuti langkah Pradi dan membantunya mencabuti gulma dan rumput liar di Taman Balai Kota Depok.

Hal ini akhirnya diikuti sejumlah anggota Satpol PP Depok serta beberapa PNS Depok lainnya.

Sekitar satu jam, Pradi bersama wartawan, anggota LSM dan beberapa PNS Depok sibuk mencabuti gulma dan rumput liar yang memenuhi Taman Balai Kota Depok.

“Bagi saya, taman yang berantakan di depan Balai Kota dengan penuh gulma dan rumput liar, bukanlah hal sepele. Ini bisa mematikan tanaman hias kita,” kata Pradi usai mencabuti gulma dan rumput liar di Taman Balai Kota Depok, Senin.

“Sebab ini adalah front office kami dan menyangkut esterika. Jika bagian depannya atau front officenya saja sudah tak terawat dan berantakan, bagaimana pegawainya mau tidak berantakan, terutama dalam layanan ke masyarakat. Jadi bagi saya ini bukan hal sepele, tapi sangat penting,” kata Pradi.

Ia mengaku tidak ingin menyalahkan dinas atau pihak manapun atas kurang terawatnya Taman Balai Kota Depok seluas sekitar 1 hektar, yang rampung dibangun 2016 lalu, dengan menelan biaya mencapai Rp 4 Miliar tersebut.

“Saya gak mau menyalahkan dinas atau pihak manapun untuk ini, apalagi ini dibuat pakai dana APBD. Makanya Besok saya akan sewa petugas perawatan pakai dana dan uang saya sendiri saja di sini, bukan dari APBD,” kata Pradi tegas.

Menurut Pradi berantakannya Taman Balai Kota Depok menjadi tanggung jawab Pemkot Depok.

“Saya mau lihat lagi bagaimana sistem perawatannya ke depan. Tanaman hiasnya cukup bagus kan, tapi tadi kalah sama gulma yang lebih banyak, jadinya berantakan,” kata Pradi.

Ia juga berterima kasih kepada wartawan dan anggota LSM yang tak sungkan membantu dan mencabuti gulma dan rumput liar di Taman Balai Kota Depok.

“Perawatan harus berkesinambungan, ini akan kami lakukan sebagai tanggung jawab kami. Saya juga terimakasih banyak ke rekan wartawan dan LSM yang ikut membantu juga mencabuti gulma dan rumput liar di sini,” kata Pradi. (Gie)