PPKM Darurat, Polisi Tutup Akses Keluar Masuk Jakarta

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Minggu, 4 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya memutuskan untuk menutup seluruh akses keluar dan masuk wilayah DKI Jakarta selama 24 jam mulai, Sabtu (3/7/2021).

Hal ini dilakukan menyikapi kebijakan pemerintah yang menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Jawa dan Bali selama 3-20 Juli 2021.

Dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, sedikitnya terdapat 28 titik akses jalan dimaksud, baik di dalam tol batas kota/provinsi maupun jalur utama.

“Seiring aturan PPKM darurat, kami laksanakan Operasi Kontijensi Aman Nusa II bersama TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan Dishub. Ini berlaku sampai 20 Juli 2021,” kata Sambodo, dilansir dari Kompas.com (03/07/2021).

Tidak sampai di sana, Polda Metro Jaya juga mendirikan 35 titik lain untuk dilakukan penyekatan hingga pukul 20.00 WIB yang terdiri dari 21 titik pembatasan dan 14 titik pengendalian.

Tujuannya, agar tidak ada perkumpulan orang di wilayah tertentu yang diindikasi berpotensi menjadi penumpukkan kegiatan.

Dalam kesempatan sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebutkan bila dit itik pembatasan akses keluar-masuk Jakarta tersebut nantinya pihak keamanan akan menanyakan maksud dan tujuan setiap masyarakat yang melintas.

Jika keperluan tersebut dirasa tidak penting atau masuk dalam kategori esensial dan kritikal maka akan diminta untuk kembali ke wilayah asal.

Kendaraan pribadi melintas di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Petugas gabungan memberlakukan penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Kendaraan pribadi melintas di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Petugas gabungan memberlakukan penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

“Akan ada pemeriksaan ketat tidak boleh ada satupun yang melakukan aktivitas di luar dari pada kegiatan yang esensial dan kritikal,” tuturnya.

Berikut daftar 28 titik penyekatan di DKI Jakarta yang berlaku 24 jam selama PPKM Darurat:

  1. Pembatasan Mobilitas di dalam kota :
  2. Bundaran Senayan
  3. Semanggi
  4. Bundaran HI
  5. TL Harmoni
  6. Pembatasan Mobilitas di dalam Tol:
  7. Gerbang Tol Tegal Parang
  8. Gerbang Tol Polda
  9. Gerbang Tol Semanggi
  10. Gerbang Tol Senayan
  11. Gerbang Tol Pancoran
  12. Pembatasan Mobilitas di Batas Kota:
  13. Ringroas Tegal Alur, Jakut
  14. Pos Joglo Raya, Jakbar
  15. Pos LTS Kalideres, Jakbar
  16. Perempatan Pasar Jumat, Jaksel
  17. Ciledug Raya (Unibersitas Budi Luhur), Jaksel
  18. Lampiri Kalimalang, Jaktim
  19. Panasonic Jalam Raya Bogor, Jaktim
  20. Depan SPBU Cilangkap, Depok
  21. Jalan Parung Ciputat, Depok
  22. Batu Ceper, Tangkot
  23. Jati Uwung, Tangkot
  24. Jalan Sultan Agung Meda Satria, Bekasi Kota
  25. Jalan Nur Ali Sumber Arta, Bekasi Kota
  26. Kedung Waringin, Bekasi Kabupaten
  27. Tambun, Bekasi Kabupaten
  28. Bintaro, Tangsel
  29. Legok, Tangsel
  30. Lenteng Agung, Depok
  31. Kolong Cakung, Jaktim (Uli)