Potret Gagah Anggi Piliang Berseragam Loreng,Dulu Dihina Dan Dihujat

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 12 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kisah seorang prajurit bernama Anggi Piliang, belum lama ini menarik perhatian publik. Setelah menempuh perjuangan panjang dan berkali-kali gagal, ia akhirnya berhasil lolos seleksi dan masuk pendidikan militer.

Meski banyak dihina dan mendapat cercaan pedas. Anggi kini bisa membuktikan perjuangannya yang tak sia-sia. Berikut potret gagah Anggi Piliang setelah berhasil masuk ke TNI dengan seragam lorengnya:

Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Anggi nampak kerap membagikan potret dirinya saat berseragam TNI. Ia terlihat sangat gagah dan berwibawa dengan seragam lorengnya.

Diketahui, jika bukan hal yang mudah bagi Anggi untuk bisa menjadi seorang prajurit. Melalui kanal dilansir dari Merdeka.com (10/03/2021), ia pernah bercerita jika dirinya sempat empat kali gagal dalam seleksi masuk menjadi tentara.

Percaya dengan Mimpinya

Meski empat kali gagal, Anggi mengaku tak pernah menyerah dan selalu berusaha untuk mencoba mewujudkan mimpinya. Melalui keterangan unggahannya, Anggi kerap menuliskan kalimat-kalimat positif yang bisa menginspirasi pemuda agar tak menyerah untuk mengejar cita-cita mereka.

“Dari keberhasilan yang besar. Di mulai dari sebuah MIMPI dan langkah kecil. Orang selalu bilang ‘jangan bermimpi terlalu tinggi’. Kalau bagi saya, saya akan selalu bermimpi karna mimpi itu gratis. Tapi saya akan selalu mulai dari satu langkah kecil.

Dan sekarang saya baru mulai,” tulis Anggi dalam keterangan fotonya.

Berkali-kali Gagal Masuk TNI

Perjuangannya untuk masuk sebagai prajurit TNI dimulai sejak ia lulus dari bangku Sekolah Menengah Akhir (SMA). Di percobaan pertamanya, ia gagal di seleksi pertama. Tak ambil pusing, ia lantas tetap bangkit dan memperbaiki kesalahan untuk mendaftar di tahun berikutnya. Di tahun berikutnya, rupanya ia tetap dinayatakan gagal saat seleksi.

“Yang gagal itu cuma saya doang. Semuanya itu lanjut ke tahap selanjutnya. Jadi saya pulang, itu saya naik travel ya. Kesalahan saya kemarin saya perbaiki, saya mulai lari, dan saya mulai belajar juga. Nah terus saya daftar bintara lagi, semuanya sudah saya perbaiki tahun 2016 dan itu ternyata masih gagal. Itu karena postur, disangka tangan saya patah,” cerita Anggi.

Niat Tulus Mengabdi pada Negara

Dikarenakan berkali-kali gagal seleksi menjadi prajurit, Anggi mengaku bahwa ia sempat mendapatkan ejekan dari orang-orang di sekitarnya. Namun, hal tersebut tetap tak mematahkan semangatnya.

Pada tahun 2017, ia memutuskan untuk mengikuti seleksi kembali. Kala itu, ia berniat untuk menjadikan seleksi tersebut sebagai percobaan terakhirnya.

“Saya tidak tahu, saya cuma berharap mukjizat ini saja satu. Saya percaya akan mukjizat-Mu, kalau seandainya ini rezeki saya, Engkau permudahkanlah jalan saya untuk menjadi seorang tentara. Saya tidak minta gajinya, saya pengen menjadi seorang tentara yang mengabdi kepada negara,” ceritanya.

Di percobaan terakhirnya itu, ia pun akhirnya dinyatakan lolos dan mengikuti pendidikan untuk menjadi prajurit tentara Angkatan Darat (AD). (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: