PON XX Papua 2021, Perenang Siman Sudartawa Mengincar Tiga Emas

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 1 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Perenang Siman Sudartawa menyebut dirinya mengincar tiga medali emas pada PON XX Papua 2021.

Secara rinci, Siman yang membela Provinsi DKI Jakarta membidik emas di nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra, serta 4 x 100 meter estafet gaya ganti putra.

Perhelatan PON XX Papua 2021 akan berlangsung pada 2-15 Oktober.

Ada empat klaster penyelenggara yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Venue PON XX Papua.Dok. Kementerian PUPR. Venue PON XX Papua.

Siman mengaku bahwa dirinya mewaspadai persaingan di nomor 100 meter gaya punggung putra.

“Ada atlet tuan rumah yang juga atlet belia. Dia juga atlet timnas,” tuturnya, dilansir dari Kompas.com (31/08/2021).

Pada dua nomor lainnya, Siman yang merebut medali emas gaya punggung putra SEA Games Manila 2019 mengaku percaya diri.

Ia bahkan berencana memecahkan rekor di nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra atas namanya sendiri.

Pada SEA Games Manila 2019, Siman meraih medali perunggu nomor 100 meter gaya punggung putra.

Data termutakhir tentang PON menunjukkan, Siman yang kini berusia 25 tahun itu merebut tiga emas pada nomor sama di PON Jawa Barat 2016.

Saat menjalankan persiapan PON XX Papua 2021, Siman mengakui ada kendala.

“Jumlah pertandingan sedikit,” ucapnya.

Ia menambahkan, persiapan menghadapi PON XX Papua 2021 dilaksanakannya sejak Januari 2021.

Laga renang terkini di masa pandemi Covid-19 adalah Jakarta Open.

Turnamen itu berlangsung mulai Rabu (1/9/2021).

“Ini pertandingan pertama bagi saya setelah sekian banyak turnamen renang tertunda lantaran pandemi Covid-19.

Pembangunan arena aquatic PON XX Papua menelan dana Rp 401 miliar.

Kementerian PUPR Pembangunan arena aquatic PON XX Papua menelan dana Rp 401 miliar.

Pada bagian selanjutnya, Siman menganggap bahwa PON masih merupakan hal penting baginya.

Siman mengaku bahwa dirinya harus berjuang di PON karena membela daerah.

“Kami didukung dari daerah, digaji,” ucapnya.

“Balasannya, kami harus berjuang di PON,” pungkas Siman Sudartawa. (Uli)