Polres Bogor Mencatat 90 Ribu Kendaraan Masuk Kawasan Puncak Saat H+2 Idulfitri

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 5 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat masih menjadi favorit para wisatawan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Terbukti, arus lalu lintas di jalur Puncak di H+2 Idulfitri 1443 Hijriah terpantau padat merayap. Bahkan kenaikan di hari ketiga libur lebaran ini mengalami peningkatan signifikan yakni mencapai 40 ribu kendaraan roda empat dan 50 ribu kendaraan roda dua.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengatakan, dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah kendaraan yang mengarah ke puncak melalui GT Ciawi dari arah Jakarta mengalami peningkan yang cukup siginifikan.

“Tadi berdasarkan catatan kami, volume kendaraan yang masuk menuju Puncak itu ada 40 ribu untuk roda empat, kemudian roda dua sekitar 50 ribu,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, dilansir dari Tribunnews.com (04/05/2022).

Iman menuturkan, ada beberapa titik kemacetan di sepanjang Jalur Puncak. Di antaranya Megamendung tepatnya di Jalan Cipayung, Cimory Riverside hingga Gunung Mas.

“Pertama di Pasar Cisarua, kedua di Pasir Muncang, ketiga di Megamendung, Simpang Taman Safari, dan di Gunung Mas. Wisatawan juga memadati Cimory sehingga terjadi kepadatan di area wisata itu,” jelas Iman.

Menurut Iman, berdasarkan hasil pantauan TMC Polres Bogor kendaraan di Puncak didominasi oleh wisatawan yang hendak mengarah ke Cianjur. Menurut Iman, sebagian besar pengendara mengarah ke tempat wisata, vila, maupun hotel yang ada di Puncak.

Meski begitu, Iman memprediksi kemacetan di kawasan Puncak akan berkurang pada malam hari.

“Kalau hari ini misalnya yang berangkat ke atas sekitar 40 ribu kendaraan, maka kemungkinan tidak akan lebih atau kurang 40 ribu yang akan kembali juga ke Jakarta,” ucapnya.

Berdasarkan catatanya, Iman menyebut sejumlah tempat wisata di Puncak, Bogor, telah dipadati pengunjung. Kepadatan wisatawan ditaksir mencapai lebih dari 90 persen telah menempati sejumlah objek wisata di Puncak.

Untuk mengurai kemcetan, pihaknya akan tetap memberlakukan sistem One Way atau satu arah. Sementara durasi atau lamanya waktu pemberlakuan one way, pihaknya melakukan secara situasional

“Untuk lama waktu one way kami berlajukan situasional,” tutup eks Kapolres Tangerang Selatan itu. (Uli)