Polisi Ini Tewas Terkena Taji Ayam Jago Saat Penggerebekan Sabung Ayam

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 30 Oktober 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Filipina – Pertama kalinya seorang polisi tewas karena diserang ayam jantan saat penggerebekan sabung ayam ilegal di Provinsi Samar Utara, Filipina.

Letnan Christine Bolok terkena pisau taji yang dipasang pada kaki ayam aduan. Pisau setajam silet tersebut melukai paha sebelah kiri tepatnya arteri besar pahanya. Dia dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal setelah tiba.

Dikutip dari Merdeka.com (29/10/2020) Kepala Polisi Provinsi, Kolonel Arnel Apud mengatakan pada kantor berita AFP, kecelakaan itu sangat “tidak menguntungkan” dan menyebutnya sebagai “nasib buruk yang tidak dapat saya jelaskan”.

“Saya tidak percaya ketika pertama kali dilaporkan kepada saya, ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun saya sebagai polisi saya kehilangan seorang anggota karena taji ayam aduan,” jelasnya.

Kapolres juga telah mengirimkan “belasungkawa” kepada keluarga korban.

Sebelumnya, sabung ayam telah dilarang selama Covid-19 dan hanya diperbolehkan di lokasi berlisensi pada hari Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal yang berlangsung maksimal tiga hari, menurut berita pemerintah The Philippine News Agency (PNA).

Kini tiga orang telah ditangkap beserta tujuh ayam jago aduan, dua set taji serta uang 550 Peso Filipina atau Rp. 167.000 disita, dan tiga tersangka lainnya dalam pencarian, lapor PNA.

Sama seprti di Indonesia, sabung ayam ini sangat populer di Filipina dan biasanya menarik banyak orang untuk bertaruh. (Uli)