Polisi Awasi Pemudik di Jalan Tikus Keluar Jabodetabek

FOTO: herman/indolinear.com
Rabu, 22 April 2020
Jakarta | Uploader puspita
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah memetakan jalan tikus akses keluar-masuk wilayah Jabodetabek. Setelah pemetaan, dilakukan pengawasan agar tidak ada yang mudik di tengah pandemi virus Corona lewat jalan-jalan tikus tersebut.

“Kita ada mapping jalur-jalur tikus, itu sudah di-mapping dan disiapkan pengamanan untuk sortir setiap kendaraan,” kata Yusri dalam siaran langsung melalui Instagram Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2020).

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo menuturkan, kepolisian juga bakal mengawasi di jalur-jalur tikus itu. Tidak boleh ada kendaraan penumpang, baik mobil atau pun sepeda motor yang melintas.

Pengawasan di jalur tikus dilakukan oleh setiap Polsek yang berbatasan dengan daerah-daerah di luar Jabodetabek.

“Semua polsek yang punya jalur perbatasan keluar dari wilayah Jabodetabek itu akan ada mereka akan membuat pos untuk mengawasi larangan mudik,” tutur Sambodo.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menyiapkan 19 pos pengamanan terpadu dalam rangka larangan mudik di tengah pandemi virus Corona. Tujuannya, untuk menyekat dan mengawasi lalu lintas orang keluar-masuk wilayah Jabodetabek.

Pos pengamanan terpadu tersebar di sejumlah lokasi, antara lain di pintu tol, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Pada pos pengamanan terpadu, anggota kepolisian melakukan pemeriksaan dan penyekatan untuk mencegah lalu lintas orang keluar-masuk wilayah Jabodetabek.

Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan menutup ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated dalam rangka kebijakan pelarangan mudik.

“Tol elevated itu kita akan tutup mulai Kamis malam besok, jadi baik yang dari arah Cikunir atau dari arah tol kota untuk elevated kita tutup sehingga semua harus lewat bawah,” kata Sambodo dalam siaran langsung melalui Instagram Polda Metro Jaya, Rabu (22/4/2020).

Sebelumnya,  pemerinta pusat melarang masyarakat mudik ke kampung halaman pada Idul Fitri tahun ini demi mencegah penularan virus Corona di berbagai daerah. Larangan berlaku mulai 24 April.(Shn)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: