PM Thailand Dan Dubes RI Garisbawahi Pentingnya Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Thailand

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Minggu, 13 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – “Thailand dan Indonesia harus tingkatkan kerja sama terutama di sektor ekonomi perdagangan untuk membantu pemulihan sosial ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini”. Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha ketika menerima courtesy call Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand dan UNESCAP, Rachmat Budiman di Government House tanggal 11 Juni 2021. PM Prayuth lebih lanjut menggarisbawahi Thailand-Indonesia merupakan mitra penting di kawasan dan internasional dan kerja sama yang telah terbina selama ini terjalin nyata di seluruh sektor baik politik, pertahanan, kepolisian, perdagangan, investasi, pendidikan, dan kesehatan.

PM Prayuth dalam kesempatan tersebut juga memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo dengan memainkan peran penting terutama di ASEAN. Sebagai dua negara ekonomi terbesar di kawasan, baik Thailand dan Indonesia harus memajukan kerja sama ekonomi melalui berbagai mekanisme yang ada seperti Joint Commission Meeting (JCM), Joint Trade Commission (JTC) dan Joint Working Group on Fisheries (JWGF). PM Prayuth juga menyinggung perlunya kedua pihak untuk mengurangi hambatan perdagangan dan investasi untuk memperlancar arus perdagangan dan investasi dua arah. Disampaikan ketertarikan investor Thailand untuk terus meningkatkan keberadaan mereka di Indonesia dan diharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia.

Dalam konteks ASEAN, PM Prayuth menyampaikan dukungan Thailand untuk mengimplementasikan 5 point consensus sebagai hasil dari KTT ASEAN April 2021 lalu dan juga penunjukan Special Envoy ASEAN dalam rangka penyelesaian isu Myanmar. Dalam hal ini PM Prayuth juga menggarisbawahi terkait dengan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Thailand terhadap pengungsi Myanmar di perbatasan kedua Negara, dilansir dari Tribunnews.com (12/06/2021).

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar RI menyampaikan beberapa prioritas yang akan dilaksanakan dalam upaya memperkuat kerja sama kedua negara utamanya di bidang ekonomi perdagangan termasuk memperluas kerja sama investasi guna memperkuatan ketahanan masyarakat. Di samping itu, juga ditekankan pentingnya kerja sama bilateral dalam rangka menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan serta memperkuat kerja sama di bidang pendidikan termasuk riset pengembangan penanganan kesehatan masyarakat antara lain di bidang pengadaan vaksin. Ditekankan juga untuk memperkuat kerja sama di forum regional dan multilateral.

Duta Besar RI menyatakan bahwa peningkatan kerja sama antara Indonesia-Thailand merupakan suatu keharusan terutama dalam rangka melakukan pemulihan sosial ekonomi yang terdampak pandemic Covid-19 mengingat tidak ada satupun negara yang mampu mengatasi masalah pandemi secara sendiri. Pandemi Covid-19 juga memberikan pelajaran  untuk mampu mengatasi kelemahan di dalam infrastruktur kesehatan.

Duta Besar RI sependapat perlunya untuk memanfaatkan semua mekanisme bilateral yang ada utamanya JCM dan untuk segera dilaksanakan sekalipun melalui cara virtual. Duta Besar RI menyambut baik upaya peningkatan kerja sama di segala bidang terutama ekonomi perdagangan, kreatif ekonomi, pertahanan, kepolisian, trans-national crimes, pendidikan dan people-to-people contact.  Mekanisme kerja sama bilateral antara Indonesia-Thailand harus dimanfaatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal bagi kepentingan bersama.

Dalam pertemuan tersebut, PM Prayuth juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah melakukan program vaksinasi kepada diplomat dan staf Kedutaan Besar Thailand di Jakarta. Duta Besar RI juga menyampaikan ucapan terima kasih atas program vaksinasi serupa yang diberikan kepada korps diplomatik dan keluarga termasuk KBRI Bangkok. Demikian pula dengan program vaksinasi untuk orang asing termasuk WNI yang tinggal di Thailand. Diharapkan program vaksinasi ini dapat membantu mengakhiri pandemi Covid-19. (Uli)

loading...