PM Jepang Gunakan Oksigen Station Untuk Mengantisipasi Pasien Corona

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 16 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Tokyo – Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga memerintahkan untuk menggunakan Oksigen Station khusus bagi pasien berat corona di rumah sakit atau di rumah sekali pun.

“Kita akan menyediakan oksigen station bagi para pasien corona baik di rumah sakit maupun yang dirawat di rumah sehingga siapa pun yang terinfeksi berat meminta saat darurat bisa dipasok ke lokasi pasien,” papar PM Suga, dilansir dari Tribunnews.com (15/08/2021).

Fasilitas medis tersbeut ditekankan hari ini oleh PM Suga sebagai bagian dari antisipasi terinfeksi corona yang jauh semakin banyak hari ini mencapai 5773 orang khususnya di Tokyo per harinya.

Suplimentari oksigen semakin banyak dibutuhkan saat ini karena jumlah terinfeksi jauh semakin banyak, tambahnya.

Demikian pula  Antibody Cocktail (AV) juga telah diminta PM Suga agar digunakan pula karena telah disahkan pemerintah 20 Juli lalu.

AC disampaikan melalui infus satu kali, koktail menggabungkan antibodi monoklonal casirivimab dan imdevimab, yang mengikat permukaan virus untuk mencegah replikasinya.

Ditujukan untuk pasien dengan risiko mendasar, seperti penyakit kronis atau obesitas, dengan gejala ringan hingga sedang.

Pengobatan ini dapat diberikan kepada orang dewasa dan anak-anak dengan berat 40 kg atau lebih.

Sedangkan ide Lockdown oleh berbagai pihak tetap ditolak PM Suga dan lebih menekankan kepada pendekatan persuasif kepada masyarakat berupa himbauan.

“Percepatan vaksinasi akan kami tekankan lebih lanjut agar Oktober nanti 80% masyarakat Jepang telah bisa divaksinasi semuanya.”

Sedangkan untuk penonton Paralimpiade menurut PM Suga akan diputuskan Senin depan (16/8/2021) dalam rapat empat pihak bersama pihak Komite Paralimpiade Internasional.

Dengan situasi infeksi yang terus meningkat saat ini hampir dipastikan Paralimpiade tanpa penonton yang akan dibuka 24 Agustus 2021. (Uli)