Pintu Pesawat Di AS Rusak Dan Terlepas Sesaat Sebelum Lepas Landas

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 17 Mei 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebuah pintu darurat pesawat rusak dan terlepas ke landasan sesaat sebelum pesawat lepas landas.

Pesawat kecil Boutique Airlines berisi delapan kursi itu sedang berjalan di landasan Bandara Minneapolis ketika insiden tersebut terjadi pada 5 Mei. Sebuah tas penumpang juga terlempar keluar pesawat ketika pintu pesawat lepas.

Dilaporkan KBJR-TV, penumpang sekaligus pemilik tas itu, Tom Yon, menggambarkan pengalaman itu “mengerikan”.

“Pintunya terlepas begitu saja, berdentum keras, dan pintunya lepas dan bising dan angin dan segalanya. Saya bahkan tidak melihat tas saya terlempar keluar pesawat,” ujarnya, dikutip dari Merdeka.com (16/05/2021).

Dia memperkirakan pesawat tersebut berjalan dengan kecepatan 100mph ketika pintu terlepas.

“Jika ada seseorang duduk di pesawat dengan bayi di pangkuannya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Yon mengonfirmasi tasnya kemudian berhasil didapatkan kembali satu jam kemudian.

Lepas landas dibatalkan dan pintu pesawat dipungut kembali dari landasan, menurut Komisi Bandara Metropolitan. Tidak ada yang terluka dalam insiden yang terjadi pukul 15.00 tersebut.

Boutique Airlines, sebuah maskapai penerbangan swasta yang melayani penerbangan jarak pendek dengan armada pesawat Pilatus PC-12 di AS, mengoperasikan penerbangan ke Ironwood, Michigan.

Ini bukan pertama kalinya kegagalan fungsi pesawat menggagalkan penerbangan.

Pada Januari 2020, sebuah roda pesawat jatuh saat lepas landas di Kanada, memaksa penerbangan untuk berbalik arah. Penerbangan Air Canada Express, dioperasikan oleh Jazz Aviation, terbang dari bandara Montreal-Trudeau pada 3 Januari saat insiden terjadi. Setelah pesawat kehilangan roda, layanan ke Bagotville, 230 mil utara, harus berbalik dan mendarat di Montreal.

“Selama lepas landas dari Montreal dalam perjalanan ke Bagotville (penerbangan AC8684), salah satu dari dua roda di roda pendaratan utama kiri terlepas,” kata juru bicara Jazz Aviation kepada The Independent.

“Pesawat Dash 8-300 dilengkapi dengan enam ban – dua di roda pendaratan kanan, dua di kiri, dan dua di roda pendaratan roda moncong.”

“Pilot berpengalaman mempertahankan kendali penuh atas pesawat. Pilot kami terlatih dengan baik untuk menghadapi situasi seperti itu dan merespons sesuai dengan prosedur operasi standar kami,” jelasnya. “Setelah menghabiskan sebagian bahan bakar, pesawat kembali ke Montreal dan mendarat dengan selamat.” (Uli)