Phuket Kembali Dibuka, Syaratnya Harus Sudah Vaksin Dosis Penuh

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 4 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Thailand – Pelancong sudah diperbolehkan berwisata dan liburan ke Phuket, Thailand.

Syarat bagi pelancong bisa berkunjung ke Phuket harus sudah divaksinasi dosis penuh.

Selain pembukaan untuk pelancong, pemerintah Thailand juga mengumumkan penyesuaian karantina.

Dikutip dari Tribunnews.com (03/10/2021), industri pariwisata Thailand telah terpuruk akibat pandemi virus corona.

Pembatasan jumlah pengunjung mulai tahun 2019 juga kian sedikit selama dua tahun terakhir.

Sebelum adanya pandemi, sektor pariwisata Phuket menyumbang seperlima dari pendapatan nasional Thailand.

Pembatasan perjalanan menjadikan ekonomi Thailand memburuk dalam lebih dari dua dekade.

Pada bulan Juli, Thailand meluncurkan skema “sandbox”, yang memungkinkan pelancong dari negara-negara berisiko rendah hingga menengah yang sudah divaksinasi penuh, dapat berkunjung ke Thailand selama dua minggu.

Namun pekan lalu, pihak berwenang memotong masa berkunjung atau tinggal di Thailand menjadi seminggu.

Hal itu sejalan dengan perubahan nasional pada aturan karantina.

Otoritas Pariwisata Thailand mengumumkan pada Jumat (1/10/2021), skema tersebut telah diperluas dari sekitar 80 negara yang sudah memenuhi syarat.

“Ini berarti Thailand sekarang menyambut wisatawan dari negara manapun di dunia dengan program sandbox,” katanya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Tanee Sangrat, mengatakan anak-anak yang tidak divaksinasi dapat bepergian dengan orang tua mereka yang sudah divaksinasi.

Program sandbox telah memikat lebih dari 38.000 pengunjung ke pasir putih Phuket, dan menghasilkan US$66,67 juta.

Tetapi, operator pariwisata tidak menanggapi kebangkitan ekonomi pulau itu.

Pasalnya, 90 persen hotel telah ditutup.

Mereka telah memohon kepada pemerintah agar menyederhanakan persyaratan masuk untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Sebelum pandemi, Malaysia adalah sumber turis terbesar kedua di Thailand, dengan lebih dari empat juta pelancong berkunjung pada 2019.

Pihak berwenang Thailand berharap untuk membuka kembali lima tujuan lainnya, termasuk ibu kota Bangkok.

Diikuti oleh 20 lokasi lagi pada Desember setelah tingkat vaksinasi meningkat.

Namun, saran perjalanan dari negara lain dapat menghambat rencana Thailand untuk memulai kembali industri tersebut.

Inggris dan AS telah mengeluarkan peringatan perjalanan karena Thailand sedang berada pada gelombang ketiga virus dan tingkat vaksinasi yang rendah.

Jumlah kasus baru harian berkisar 11.000, kemudian puncaknya menjadi 23.000 pada Agustus. (Uli)