Petinju Manny Pacquiao Berencana Maju Mencalonkan Diri Jadi Presiden Filipina

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 21 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petinju sekaligus senator asal Filipina, Manny Pacquiao berencana untuk maju menjadi calon presiden pada Pemilu Filipina tahun depan.

Pacquiao pun berencana akan dicalonkan oleh partai yang menaunginya, PDP Laban.

Pacquiao terpilih hari ini, Minggu (19/9/2021) ketika partainya sedang melakukan musyawarah nasional.

Sedangkan pasangannya adalah teman sekaligus mantan ajudan pribadinya, Christpher ‘Bong’ Go.

Dikutip dari Tribunnews.com (20/09/2021), Manny tidak gentar dengan pencalonan kembali Duterte walaupun hanya sebagai wakil presiden.

“Aku adalah petarung dan akan tetap petarung di dalam maupun di luar ring.”

“Tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan menghendaki,” ungkapnya.

Terkait rencana programnya ketika mencalonkan diri, dia fokus kepada kelaparan dan korupsi yang terjadi di Filipina.

“Kita butuh progres, menang melawan bencana kelaparan, dan birokrasi yang melayani masyarakat dengan integritas, kasih sayang, dan transparansi.”

“Kita harus berjuang dengan janji akan perubahan,” tegasnya dikutip dari Aljazeera.

Dirinya menambahkan bahwa kelaparan adalah masa lalu yang pernah ia rasakan.

Ungkapan tersebut dia utarakan saat kampanye di depan pendukungnya hari ini.

“Bagi siapapun yang menanyakan kompetensi saya, pernahkah kalian merasakan kelaparan?”

“Pernahkah kalian tidak memiliki makanan untuk dimakan, meminjam uang dari tetangga, atau menunggu sumbangan makanan?”

“Aku dibentuk lewat kelaparan,” tegasnya, dilansir dari Tribunnews.com (20/09/2021).

Penantang Petahana

Pacquiao dianggap penantang serius bagi Duterte-Go untuk pemilu tahun depan.

Mantan petinju dunia tersebut dianggap memiliki peluang menang di FIlipina bagian selatan.

Di samping itu, intensitas persaingan kedua rival tersebut sudah meninggi.

Duterte perlu berpikir strategi terhadap pesaingnya tersebut.

Hal tersebut dikarenakan, menurut survei yang dilakukan lembaga di Filipina, Pacquiao berada di posisi kelima dari lima belas calon presiden yang akan mengikuti pemilu pada Juni 2022.

Ditambah, menurut kubu Pacquaio, Duterte dianggap ingin melanggengkan kekuasaanya dengan tetap mencalonkan diri walaupun sebagai calon wakil presiden.

Intensitas konflik mereka pun juga sudah terjadi sebelum adanya pencalonan oleh Pacquiao.

Pacquiao menuduh pemerintahan Duterte melakukan korupsi untuk penanggulangan Covid-19.

Jumlah yang dituduhkan olehnya sebesar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Tuduhan Pacquiao dibuktikan lewat investigasi yang dilakukan bersama timnya dan menemukan dugaan penggelembungan harga alat medis dan peralatan lain dalam rangka program penanganan Covid-19.

Duterte pun menantang Pacquaio untuk menunjuk nama  jika memang tuduhannya terbukti.

Manny Pacquiao merupakan mantan petinju yang memiliki rekor yaitu pemegang sabuk juara di delapan kelas yang berbeda.

Saat ini, dirinya adalah wakil rakyat dari fraksi partai PDP Laban. (Uli)