Petenis Ashleigh Barty Akui Sulit Jaga Kebugaran Di Tengah Covid-19

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 28 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petenis tunggal putri asal Australia, Ashleigh Barty, mengaku sulit menjaga kebugaran pada masa pandemi Covid-19.

Seluruh turnamen tenis dihentikan sejak Maret lalu. Situasi demikian akan berlangsung minimal hingga pertengahan Juli mendatang.

Dikutip dari Kompas.com (27/04/2020), Ashleigh Barty mengatakan menjaga pola latihan menjadi sulit dalam situasi saat ini.

“Berlatih dengan intensitas sama seperti biasa agak sulit. Apalagi, para atlet tak tahu kapan bisa kembali bertanding,” ujar Barty.

Barty juga menilai situasi saat ini asing karena dia harus berdiam di rumah. Padahal, sebelumnya ia terbiasa bepergian untuk mengikuti turnamen.

“Hanya duduk diam saja rasanya aneh. Saya sedang bersiap mengikuti turnamen, tetapi lalu harus kembali ke Australia,” tutur Barty.

“Situasinya berbeda untuk setiap orang. Untuk atlet tenis, rasanya serba tidak pasti. Kami butuh dunia kembali seperti biasa sebelum memulai turnamen.” “Kompetisi domestik memang punya kans untuk kembali berjalan seperti semula. Namun, untuk olahraga global rasanya unik berada dalam situasi demikian,” tutur dia.

Salah satu cara yang Barty lakukan pada masa pembatasan sosial adalah menjalin komunikasi dengan beberapa rekannya sesama petenis.

“Saya berteman baik dengan beberapa petenis putri. Kami juga biasa mengobrol soal langkah selanjutnya, dan semua berusaha mencari tahu,” ucap Barty.

“Memang segalanya butuh penyesuaian, tetapi saya merasa beruntung bisa mengapresiasi hal-hal kecil seperti kesehatan dan keluarga,” kata petenis itu melanjutkan.

Penundaan turnamen tenis membuat Barty harus menunggu lebih lama untuk mempertahankan dua titel penting yang dia raih tahun lalu. Ashleigh Barty merupakan juara bertahan Miami Open dan French Open. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: