Petarung Eko Roni Saputra Terus Meningkatkan Kemampuan Di Evolve MMA

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 3 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petarung kelas flyweight ONE Championship, Eko Roni Saputra, menceritakan pengalamannya berlatih di Evolve MMA, Singapura, untuk mengembangkan kemampuannya dalam olahraga seni bela diri campuran (MMA).

Mantan juara gulat nasional Indonesia dari Samarinda, Kalimantan, ini pindah ke Singapura untuk bergabung dan berlatih di Evolve MMA Singapura.

Sejak debut di Circle ONE Championship pada 2019, Eko telah menang empat kali dari lima kali kesempatan bertarung.

Keberhasilan itu, diakui Eko, terkait dengan fasilitas yang dia gunakan di Evolve dan rekan setim yang bekerja bersama dengannya.

“Saya sudah berlatih di Evolve MMA cukup lama. Bekerja sama dengan berbagai juara dunia di sini jelas merupakan berkah. Saya tahu dalam karier seni bela diri campuran, saya membutuhkan upaya luar biasa untuk mencoba dan mengubah diri menjadi seorang petarung,” ucap Eko dalam siaran pers yang diterima, dilansir dari Kompas.com (02/03/2021).

“Evolve memiliki begitu banyak juara dunia dalam gaya bertarung yang berbeda. Saya beruntung berada di sini dan memiliki sumber daya yang tersedia untuk saya,” katanya.

“Legenda Muay Thai seperti Nong-O, Sam-A, dan Kru Rong (Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke) telah membantu saya mengembangkan striking di Circle, sementara Juara Dunia Tinju WBA Drian Francisco membantu saya pada bagian tangan. Mereka semua telah membantu saya menjadi petarung seperti saya hari ini,” tuturnya.

Francisco, yang pernah berlatih di bawah asuhan legenda tinju Manny “Pacman” Pacquiao, telah memberikan pengaruh besar pada peningkatan Eko. Dia pun menceritakan bagaimana rasanya melatih Eko cara bertinju.

“Saat saya pertama kali bekerja dengan Eko setahun lalu, dia sangat mentah. Hal pertama yang saya perhatikan adalah kekuatannya yang luar biasa. Eko mudah meledak dan sangat kuat, dia berperawakan seperti truk. Kemungkinan besar itu dari latar belakang gulatnya, tetapi dia sangat kuat,” kata Francisco.

“Saya telah bekerja dengannya selama lebih dari setahun sekarang dan dia adalah petarung yang sangat berbeda sekarang. Dia memiliki kepercayaan diri dalam menggunakan tangannya,” tuturnya.

“Dia cepat, eksplosif, dan memiliki teknik mengalir. Saya pikir kombinasi gulat dan striking adalah formula yang sempurna. Dia menjadi petarung yang sangat berbahaya,” kata Francisco.

Bukan hanya Eko, ada juga sejumlah atlet seni bela diri di Evolve, dari Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee dan mantan Juara Dunia UFC Flyweight Demetrious “Mighty Mouse” Johnson, bahkan hingga legenda seperti Georges St-Pierre dan Renzo Gracie.

“Menjadi rekan satu tim dengan para petarung seperti Angela Lee, DJ (Johnson), dan hanya dengan melihat mereka berlatih, itu benar-benar telah banyak membantu saya,” ucap Eko.

“Hanya mengambil inspirasi dari mereka dan melihat betapa kerasnya mereka berlatih, itu mengajari saya banyak hal tentang apa yang diperlukan untuk mencapai puncak dalam game ini,” katanya.

Meskipun merindukan rumah, keluarga, dan teman-temannya di Indonesia, Eko tetap berada di Singapura di tengah protokol kesehatan terkait pandemi Covid-19.

“Singapura menangani pandemi dengan baik. Protokol yang diperlukan sudah ada dan orang-orang disiplin. Itu adalah upaya bersama. Saya juga sangat senang keluarga saya ada di sini bersama saya agar saya tidak rindu kampung halaman,” tutur Eko. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: