Pesepakbola Prancis Diskors 5 Tahun Karena Mengigit Alat Vital Lawan

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Kamis, 4 Juni 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Masih ingatkah kamu dengan insiden saat Luis Suarez menggigit bagian pundak pemain timnas Italia, Giorgio Chiellini? Insiden itu terjadi pada Piala Dunia 2014 saat Italia bertemu Uruguay.

Akibatnya ulahnya tersebut, Suarez dijatuhi larangan bermain selama empat bulan, termasuk sembilan pertandingan internasional oleh FIFA.

Pria berusia 33 tahun itu bukan satu-satunya pesepakbola yang pernah dihukum karena mengigit pemain lawan dalam pertandingan sepakbola.

Baru-baru ini seorang pemain sepakbola di Perancis dilarang bermain selama 5 tahun setelah mengigit alat vital lawan mainnya saat pertandingan.

Dapat 10 Jahitan

Akibat gigitan itu, korban membutuhkan sekitar 10 jahitan dan harus mengambil cuti selama empat hari.

Seperti dilansir dari Dream.co.id (02/06/2020), serangan terjadi selama pertarungan pasca-pertandingan antara klub Terville dan Soetrich di liga lokal Perancis pada 17 November lalu.

Seorang anggota otoritas sepakbola distrik Mosellan, Emmanuel Saling mengatakan jika insiden itu terjadi akibat kesalahan kedua pemain.

Korban pun harus menerima larangan bermain selama enam bulan.

Kesalahanya ‘Dibagi’

“ Peristiwa itu terjadi setelah pertandingan, di tempat parkir stadion. Ada pertengkaran, ketegangan, dan semuanya menjadi lebih buruk,” Ucapnya.

Emmanuel mengatakan bahwa kesalahan yang dilakukan kedua pemain ” kurang lebih dibagi rata” sehingga keduanya terkena hukuman.

Pertandingan kedua tim sendiri berakhir dengan hasil imbang 1-1 sekaligus memberi Terville poin pertama mereka di musim ini.

Namun kedua tim dihukum dua poin penalti dan denda 200 euro karena gagal memenuhi kewajiban menjaga keamanan sebagai tuan rumah dan kurangnya reaksi dari ofisial klub saat pecahnya perkelahian. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: