Pesawat Nganggur Buat Wedding Venue, Cara Maskapai Penerbangan Jepang Memangkas Kerugian

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 8 Juni 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Tokyo – Maskapai penerbangan asal Jepang, All Nippon Airways Co. (ANA) menawarkan layanan unik di tengah pandemi Covid-19. Mereka memberikan kesempatan buat calon pengantin untuk mengadakan upacara pernikahan di atas pesawat.

Dilansir dari Merdeka.com (07/06/2021), cara ini dipilih ANA untuk memangkas kerugian akibat banyaknya pesawat ‘nganggur’ yang tetap membutuhkan biaya perawatan. Pesawat yang digunakan adalah B-777 yang parkir di bandara Haneda, Tokyo.

Layanan apa saja yang bisa didapatkan dari paket pernikahan di pesawat ini? Beberapa di antaranya adalah live music, pengumuman dan ucapan selamat kepada kedua mempelai oleh awak kabin, dan lighting spesial yang mengubah langit-langit pesawat menjadi pemandangan galaksi penuh bintang.

Layanan ini ditawarkan secara terbatas. Diluncurkan pada akhir bulan Mei dan hanya tersedia sampai 13 Juni 2021 nanti. Menurut keterangan ANA, sejauh ini sudah ada tujuh calon pengantin yang memesan layanan pernikahan di atas pesawat itu. Mereka tak lagi menerima permintaan baru.

Paket pernikahan di atas pesawat ditawarkan dengan harga mulai dari 1,56 juta yen atau sekitar 202 juta rupiah. Sementara paket upacara pernikahan plus resepsi dan jamuan di gedung bandara akan dikenakan biaya 3 juta yen atau sekitar 389 juta rupiah.

Pasangan Pengantin Pertama di 23 Mei 2021

Pada tanggal 23 Mei 2021, prosesi pernikahan di pesawat pertama digelar di dek kelas bisnis untuk pasangan Toru dan Mami Murakami.

Pernikahan pasangan yang berdomisili di Tokyo itu dihadiri segelintir tamu undangan, pilot, dan beberapa pramugari. Awalnya mereka cuma ingin menggelar prosesi sederhana dan membuat beberapa foto kenangan saja.

“Kami langsung memutuskan (menerima tawaran) karena sangat menyukai pesawat terbang dan menikmati momen yang seperti mimpi itu,” cerita Toru.

Trik-Trik Unik ANA Buat Pangkas Kerugian di Tengah Pandemi

Menurut keterangan ANA, mereka menawarkan layanan ini untuk mengantisipasi musim pernikahan di bulan Mei dan Juni. Banyak pasangan yang menunda pernikahan karena enggan menciptakan kerumunan di tengah pandemi.

Mereka sedang menimbang-nimbang untuk menawarkan layanan unik ini lagi jika respons masyarakat cukup baik dan penerbangan internasional masih belum bisa dilakukan.

Paket pernikahan di pesawat bukan layanan unik pertama yang ditawarkan ANA sebagai cara untuk menutup biaya perawatan pesawat terbang yang nganggur di tengah pandemi Covid-19. Sebelumnya mereka pernah menawarkan penerbangan selama tiga setengah jam Jepang-Hawaii tanpa mendarat di bandara. Tujuannya memang cuma berwisata di udara. (Uli)