Pesawat Boeing Terguncang Hebat Usai Terjang Petir Di Atas Wilayah Udara Kal Baisakhi

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 4 Mei 2022

Indolinear.com, India – Pesawat Boeing 737 Max SpiceJet yang membawa 188 penumpang mengalami turbulensi hebat.

Ini terjadi setelah pesawat menerobos badai petir yang disebut Kal Baisakhi, Minggu, 1 Mei 2022 malam.

Sekitar 40 penumpang dan kru mengalami luka benturan, di mana 17 orang (10 penumpang dan tiga awak kabin ) dinyatakan kritis akibat benturan parah.

Sebagian masih dirawat di rumah sakit setelah pesawat berhasil mendarat di Bandara Kazi Nazrul Islam Andal, Durgapur, Benggali Barat, India.

Pesawat Boeing 737 Max SpiceJet dengan nomor penerbangan SG -945 bertolak dari Mumbai sekitar pukul 17.00 dan direncanakan mendarat di Bandara Kazi Nazrul Islam Andal sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Namun pesawat harus melewati badai petir Kal Baisakhi, yang rutin terjadi saat musim panas di dataran tinggi Gangga (Bihar, Assam, Benggali Barat dan Odisha) saat akan mendarat di Bandara Kazi Nazrul Islam Andal.

Badai Kal Baisakhi biasanya disertai badai petir, angin kencang dan hujan deras.

Belum ada konfirmasi apakah Air Traffic Controller atau pilot yang menerbangkan pesawat diberitahu atau mengetahui badai Kal Baisakhi yang mendekat.

Pesawat mengalami guncangan hebat, penumpang mulai berteriak.

Bagasi kabin jatuh menimpa beberapa penumpang dan melukai mereka.

“Ada tiga guncangan hebat saat mendarat. Rasanya persis bagaimana rasanya ketika mobil menabrak bemper, dilansir dari Tribunnews.com (03/05/2022).

Kami memasang sabuk pengaman. Sabuk robek karena benturan. Kami melompat di kursi kami,” ujar seorang penumpang pada India Today.

Seorang penumpang yang mengalami cedera kepala mengatakan bahwa mereka mematuhi instruksi awak pesawat dan mengikat diri mereka dengan erat.

Namun, sabuk pengaman mereka putus karena benturan dan mereka terlempar sangat keras ke kursi mereka.

Penumpang bernama Mohammad Iqbal menceritakan mereka terlempar seperti boneka kain dan beberapa bahkan terlempar dari tempat duduknya.

Ia memuji upaya pilot untuk mengendalikan pesawat melawan kekuatan alam.

“Rasanya seperti penerbangan miring ke sana kemari. Beberapa orang terguling ke belakang dari kursi mereka. Bagasi jatuh dari kabin di atas kepala, menghantam kepala penumpang,” tambahnya

Dalam video yang diunggah beberapa penumpang, terlihat kabel oksigen pesawat juga terbuka otomatis dari kabin.

Akun twitter @AmitAga35934440 yang mengaku menjadi satu penumpang saat kejadian ini menuliskan:  Saya sedang dalam penerbangan dan harus mengatakan pengalaman itu menakutkan ….. memposting foto bagian dalam pesawat setelah kerusakan.

Dokter Tapan Kumar Ray dari Rumah Sakit Andal menyatakan bahwa satu penumpang terluka parah dan harus dirujuk ke ahli bedah tulang belakang.

Menurutnya, bagasi kabin jatuh dan menyebabkan beberapa orang terluka, termasuk tiga awak kabin.

Dalam sebuah pernyataan resmi, SpiceJet mengkonfirmasi insiden tersebut dan mengatakan pesawat Boeing B737 yang mengoperasikan penerbangan SG -945 dari Mumbai ke Durgapur mengalami turbulensi parah saat akan mendarat yang mengakibatkan beberapa penumpang cedera.

“Bantuan medis segera diberikan setibanya di Durgapur. SpiceJet menyatakan penyesalannya atas insiden yang tidak menguntungkan ini dan memberikan semua bantuan medis yang dibutuhkan bagi penumpang yang terluka,” kata SpiceJet.

Lebih lanjut dinyatakan, “Itu bukan pendaratan darurat karena pesawat dijadwalkan mendarat di bandara Andal. Masalah terjadi karena turbulensi udara oleh orang barat yang disebut badai Kalbaishakhi.”

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara India telah memerintahkan penyelidikan atas insiden turbulensi penerbangan SpiceJet SG-945, yang menyebabkan sedikitnya 14 penumpang dan tiga awak kabin terluka.

“Kami mendelegasikan tim untuk penyelidikan apakah ada pelanggaran regulasi, sementara laporan medis dari penumpang yang terluka sedang menunggu,” tambahnya. (Uli)