Pesawat Alami Turbulensi Anjlok 1000 Kaki, Penumpang Beterbangan Dalam Kabin

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 24 Agustus 2019

Indolinear.com, Spanyol – Puluhan penumpang pesawat Evelop, maskapai asal Spanyol, terluka setelah pesawat yang mereka tumpangi mengalam iturbulensi dan anjlok hampir 100 kaki (300 meter) dalam 10 detik.

Tragedi tersebut diwarnai “drama” menegangkan saat sejumlah penumpang terlempar dalam kabin. Barang-barang dalam kabin pun ikut beterbangan dan mengenai para penumpang.

Banyak penumpang terpental bagai terbang, persis seperti adegan dalam film. Para penumpang berpikir bahwa pesawat akan jatuh dan mereka akan mati, dilansir dari Tribunnews.com (23/08/2019).

Namun, pilot berhasil mengendalikan pesawat dalam 10 hingga 15 detik. Peristiwa itu dialami pesawat Airbus A330-343 yang terbang dari Mauritius ke Madrid.

Akibatnya, sebanyak 35 orang membutuhkan perawatan medis karena luka memar.

Menurut salah seorang sumber, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman menabrak atap dan menderita cedera kepala.

Beberapa korban juga mengalami luka di bagian lengan ketika mencoba melindungi diri mereka agar tak terlempar ke kabin.

Sebagian besar korban dirawat di unit perawatan bandara dan sekitar 12 orang dibawa di tiga rumah sakit berbeda yang berlokasi di Madrid.

Tiga orang korban merupakan kru dan salah satu kru wanita mengalami dislokasi di bagian pinggul.

“Kami telah terbang sekitar enam jam ketika pesawat jatuh dan orang-orang hanya menabrak atap,” kata penumpang lain.

Semua penumpang merasa akan mati dan kemudian terlahir kembali.

Dua dari penumpang adalah dokter. Mereka membantu menangani korban yang terluka dan menenagkan penumpang yang panik.

“Kapten pilot memberi tahu kami bahwa pesawat mengalami turbulensi.Pesawat mulai bergetar sebelum anjlok,” ucap salah seorang penumpang.

Saat pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Madrid, sontak para penumpang memberi tepuk tangan meriah kepada Sang Pilot.

Mereka yang membutuhkan perawatan intensif dipindahkan ke Rumah Sakit Ramón y Cajal, Rumah Sakit La Paz dan Rumah Sakit Sanchinarro.

Otoritas Bandara AENA mengatakan, pesawat ditempatkan pada posisi yang jauh di lapangan udara sehingga tidak mengganggu operasi normal bandara.

Saat ini, semua penumpang yang dibawa ke rumah sakit telah dipulangkan. (Uli)