Pertama Kalinya Pesawat Lepas Landas dari Atas Kapal

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 17 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Eugene Burton Ely, pelopor penerbangan asal Amerika Serikat, pada 14 November 1910 menjadi pilot pertama yang berhasil menerbangkan pesawat dari atas kapal.

Pada hari itu Eugene Burton Ely melepaslandaskan pesawat Curtiss Pusher di atas geladak kapal perang USS Birmingham yang berada di Hampton Roads, Virginia.

Setelah pesawatnya bergerak menukik turun dari landasan kayu, roda pesawatnya sempat menghantam air, dan pandangannya kabur karena percikan air laut.

Namun, Eugene Burton Ely terus terbang ke depan sampai melihat pantai berpasir dan kemudian berhasil mendarat dengan selamat.

Dia kemudian mendapat banyak pujian karena berhasil menunjukkan bahwa pesawat bisa diluncurkan dari atas kapal, dilansir dari Tribunnews.com (15/11/2020).

Sekilas Eugene Burton Ely

Eugene Burton Ely lahir di Iowa tahun 1886, dan mulai tertarik pada dunia penerbangan ketika mencoba terbang dengan pesawat rintisan awal.

Pada tahun 1910 dia hadir pertama kalinya dalam pertemuan penerbang dan kemudian bergabung dengan Curtiss Exhibition Team.

Dia segera menjadi salah satu penerbang andalan tim itu dan dianugerahi Aero Club of America’s Pilots Certificate No. 17.

Ely makin terkenal ketika dia mencoba melakukan penerbangan sejauh seribu mil dari Chicago ke New York.

Namun, dia gagal dalam usahanya ini dan kemudian kembali menjadi penerbang dalam pertunjukan terbang.

Menelusuri kemungkinan

Pada awal tahun 1909 tidak ada satu pun pesawat yang dimiliki oleh angkatan perang dunia.

Setahun kemudian ada 50 pesawat, dan Amerika mendapatkannya pertama kali tanggal 2 Agustus 1909 setelah membeli dari Wright Brothers.

Saat itu hanya ada laksamana angkatan laut yang tertarik pada dunia penerbangan.

Salah satu yang tertarik adalah Laksamana George Dewey. Dia meyakinkan Angkatan Laut AS untuk meneliti kemungkinan penggunaan pesawat oleh angkatan laut.

Pada Oktober 1909, di bawah arahannya, Dewan Umum Angkatan Laut menyarankan Bureaus of Construction and Repair and of Steam Engineering agar mempertimbangkan penyediaan ruang untuk pesawat di kapal pengintaian yang baru.

Saat itu, semakin banyak orang percaya bahwa pesawat bisa digunakan untuk tujuan militer ketika perang.

Selain itu, Glenn Curtis, seorang pelopor penerbangan, percaya bahwa pesawat akan segera bisa diluncurkan dari atas kapal.

Pembuktian

Angkatan Laut meminta Kapten Washington Irving Chambers, yang disebut sebagai “the father of naval aviation” untuk mengamati semua hal yang berguna dalam studi penerbangan dan pengaruhnya terhadap perang di lautan.

Chamber mengetahui adanya kemungkinan melepaslandaskan dan mendaratkan pesawat di atas geladak kapal.

Pada pertunjukan penerbangan di Belmont Park pada Oktober 1914, Chambers bertanya kepada Curtiss dan Ely.

Chamber bertanya apakah mereka bersedia mencoba mendaratkan pesawat di atas kapal apabila dia menyediakan satu kapal.

Mereka setuju, dan pada 14 November 1910 percobaan menerbangkan pesawat dari atas kapal dimulai.

Ely menggunakan pesawat Curiss Pusher bersayap ganda yang akan dilepaslandaskan dari kapal perang USS Birmingham di Hampton Roads, Virginia.

Kapal itu dilengkapi landasan sepanjang 83 kaki pada dek-nya. Setelah pesawat diluncurkan dan rodanya meninggalkan dek, Ely mengarahkan pesawatnya ke air agar bisa menambah kecepatan.

Namun, perhitungannya tidak tepat, dan pesawat sempat menghantam air dan memantul kembali ke udara.

Hantaman itu merusak baling-baling dan membuat kacamata Ely terpercik air laut.

Dia mendaratkan pesawat di pantai terdekat setelah terbang selama kurang dari tiga menit dan menempuh jarak tiga mil.

Ely berhasil membuktikan bahwa pesawat bisa diluncurkan dari atas kapal. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: