Perjuangan Luar Biasa Polwan Hingga Diterima Tujuh Universitas Di Inggris

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 29 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kegigihan dan semangat menuntut ilmu terus bergaung di dada polwan cantik bernama Mesya Ananda. Setelah lulus seleksi Akpol, ia berjuang kembali untuk menimba ilmu di perguruan tinggi Inggris.

Bukan hanya mendapatkan beasiswa bergengsi dalam negeri, ia pun juga diterima di 7 universitas sekaligus. Semua dimulainya dengan perjuangan panjang.

Kini, semua terbayarkan. Bahkan, ia membawa kebahagiaan di tengah kesulitan yang dihadapi keluarga. Berikut ulasannya, dilansir dari Merdeka.com (27/07/2021).

Dibiayai Tes Bahasa Inggris

Melalui akun Instagram miliknya @mesyaananda, polwan cantik yang dipanggil Ananda ini membagikan secuil kisah perjuangannya saat hendak menggapai impian, bersekolah di luar negeri dengan beasiswa. Hal itu dimulai pada saat dirinya mendapatkan ranking 5 besar Sekolah Bahasa Polri hingga gratis mengikuti tes IELTS.

“Mulai dari ikut dikjur Sekolah Bahasa POLRI dan alhamdulillah rank top 5 diberi kesempatan untuk tes IELTS dibiayai hingga mendapat overall score 7.5,” tulisnya.

9 Bulan Berjuang Urus Dokumen

Setelah itu, Ananda lantas sibuk dengan mempersiapkan berbagai dokumen hingga riset untuk mendapatkan beasiswa. Dokumen itu seperti surat administrasi, rekomendasi, essay personal statement, hingga mondar-mandir merombaknya selama 9 bulan.

“9 bulan diisi dengan research universitas dan membandingkan keunggulan program & universitas, membuat surat administrasi, minta surat rekomendasi, begadang buat essay personal statement, minta masukkan berbagai orang, bolak balik translate dokumen, rombak revisi essay lagi (berkali-kali)” lanjutnya.

Tetap Jalankan Tugas

Semua kesibukan Ananda tersebut dilakoninya sembari menjalankan tugas di Kepolisian RI. Memang tak mudah harus membagi waktu dan pikiran antara impian dan pekerjaan. Namun, Ananda mampu mengatur waktu secara proporsional.

“Nangis ditolak universitas, semua sambil menjalankan tugas kepolisian,” ceritanya.

Sempat Patah Arang

Berbagai kesulitan hingga rasa lelah sering menghampiri. Bahkan, hal itu sempat membuat Ananda merasa pesimis, terlebih ditambah dengan kondisi pandemi Covid-19. Namun, semua itu seketika sirna saat ia mulai mendapatkan kabar bahagia,

“Sempat pesimis dengan kondisi pandemi ini. Pesimis itu dihibur dengan notifikasi email dari universitas yang mulai muncul satu per satu,” tambahnya.

Jadi Kado Keluarga

“Pertama kali, University of Sheffield dan bertepatan waktu itu lagi pulang ke Jakarta karena papa dirawat. Adanya surat itu jadi kabar bahagia keluarga,” lanjutnya.

Setelah University of Sheffield memberinya kabar bahagia, bermunculan kembali notifikasi Ananda yang diterima di berbagai penjuru kampus di Inggris.

Ia dinyatakan diterima di University College London, University of Glasgow, University of Leeds, University of Exeter, University of York, dan University of Lancaster.

Sebarkan Semangat

Kabar ini membuat Ananda terpicu untuk senantiasa berbagi hal positif. Ia mengajak publik untuk senantiasa berpikir serta melakukan hal besar suatu saat nanti bagi dunia.

“Aku harap hal ini bisa menginspirasi kamu untuk bermimpi, berpikir, dan melakukan sesuatu hal besar. Jadilah besar. Dunia ini membutuhkan kamu untuk membuat suatu perubahan. Buatlah kontribusimu sendiri,” pungkasnya. (Uli)