Perhatian, Empat Bahan Skincare Ini Bisa Picu Alergi

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 28 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Menggunakan skincare dan produk perawatan harian secara rutin, pastinya kita berharap mendapat kulit cerah dan sehat. Sayangnya, pada beberapa orang skincare yang digunakan malah memunculkan masalah baru di kulit, berupa reaksi alergi.

Mereka yang memiliki riwayat alergi memang harus ekstra hati-hati dalam memilih skincare dan produk perawatan sehari-hari. Pasalnya, ada bahan-bahan standar yang bisa memicu reaksi alergi, seperti ruam, perih, kemerahan hingga bentol dan gatal. Dilansir dari Dream.co.id (26/06/2021). apa saja bahan yang harus diwaspadai?

Acid/ asam

Masuk akal bahwa produk apa pun yang dirancang untuk mengelupas sel-sel kulit terkadang lebih berbahaya daripada manfaatnya. Bahan ini termasuk asam salisilat, asam beta-hidroksi yang larut dalam minyak yang digunakan untuk mengobati jerawat dan kulit berminyak. Seperti retinoid topikal, yang menormalkan pematangan sel kulit dan membantu meningkatkan stimulasi kolagen; dan asam glikolat, asam alfa-hidroksi yang larut dalam air yang merupakan bahan aktif di sebagian besar pengelupasan kimia.

“ Semua ini dapat menyebabkan iritasi kulit, kekeringan, kemerahan dan/atau rasa terbakar jika menggunakannya secara berlebihan,” kata Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis di departemen dermatologi di Mount Sinai Medical, dikutip dari EverdayHealth.

Pewangi sintetis

Bahan pewangi sintetis dapat memicu iritasi. Bisa menyebabkan ruam kulit, serta sakit kepala, batuk, mengi, dan iritasi pernapasan lainnya. Wewangian tidak hanya berarti parfum  tapi juga digunakan di hampir setiap produk kecantikan.

Bahan wewangian bahkan dapat muncul dalam produk berlabel ” tanpa pewangi” karena perusahaan menggunakan bahan kimia pewangi khusus yang dikenal sebagai agen masking untuk menciptakan produk non aroma.

Logam

Jika kamu alergi terhadap nikel (ditemukan dalam perhiasan imitasi dan pelapisan kancing dan kancing logam) atau logam lainnya, waspadalah terhadap kobalt, yang digunakan dalam berbagai produk perawatan pribadi seperti antiperspiran dan pewarna rambut cokelat muda.

” Logam lain yang dapat muncul dalam kosmetik termasuk aluminium, kromium, dan timbal,” kata Zeichner.

Emolien

Emollients adalah bahan yang dirancang untuk membuat kulit terasa nyaman, tetapi yang dapat menyebabkan jerawat, terutama pada kulit yang rentan jerawat.

” Emolien yang harus diwaspadai antara lain lanolin, coconut butter, cocoa butter, isopropyl palmitate, isostearyl isosterate, dan myristyl lactate,” ujar Zeichner.

Jika rentan terhadap berjerawat, pastikan untuk memilih pelembab non-comodogenic berbasis air yang akan membantu kulit mempertahankan kadar airnya tanpa menyumbat pori-pori. (Uli)