Peresmian Sekretariat RW Kelurahan Kranji, Wali Kota Tegaskan buat Pakta Integritas

FOTO: bekasikota.go.id/indolinear.com
Minggu, 4 November 2018
Bekasi | Uploader puspita

Indolinear.com, Bekasi – Akhir Pekan, Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi hadir dalam acara peresmian sekretariat RW 10, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, di dampingi Lurah Kranji, Andi Kristanto, S. STP dan segenap Warga dari RW 10 Kelurahan Kranji yang juga di rangkaikan acara dengan Donor Darah untuk para warga setempat.

Bertempat di Jl. Masjid Al-Ikhlas Rt 02/10, Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat, Wali Kota Bekasi meresmikan bangunan kantor RW 10 dengan menggunting pita dan menandatangani prasasti untuk digynakan langsung oleh Ketua RW 10 tersebut.

Wali Kota dalam sambutannya menegaskan kepada Lurah setempat agar Ketua RT membuat pakta integritas melalui Lurah dan Ketua RW juga membuat melalui Camat Bekasi Barat, agar membuat satu perjanjian tertib mengenai apapun terkhususnya jalin komunikasi dan koorsinasi di wilayah, yang tentunya ditujukan pemaksimalan kerja mengenai pelayanan warganya, seperti contoh jika ada warga yang membutuhkan pertolongan secara tanggap dapat membantu warganya.

“Peran RT dan RW lah yang menjadi ujung tombak di wilayah, tentunya Lurah dan Camat yang harus bisa mengkoordinasikan dan menngambil keputusan untuk warganya, mari semua bekerja untuk kepentingan Pemerintah Kota Bekasi dalam menyusun terwujudnya Visi Kota Bekasi yang Cerdaa, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan,” ujar Rahmat Effendi dilansir dari bekasikota.go.id.

Permasalahan perbedaan suku, budaya, ras, agama, dan lainnya Wali Kota menegaskan kembali agar tidak di permasalahkan, ciptakan Kota Bekasi yang multi etnic agar diberi kenyamanan di setiap perbedaan, semua melebur satu menjadi Warga Kota Bekasi, merajut kebersamaan adalah modal penting dalam membangun satu Kota yang berhasil, maka darii itu, mari rangkul semua elemen yang ada.

Selain itu, dalam sambutannya, Wali Kota mengajak kepada seluruh warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, untuk menciptakan kebersihan yang di tanam dari hati sendiri san bisa aplikasikan di lingkungan.

Mengenai Kartu Sehat Kota Bekasi, Wali Kota bekasi juga menegaskan tidak ada yang berubah dari sistem Pelayanan Kartu Sehat Bekasi, hanya saja jika terjadi sedikit pusing ataupun flu, permasalahan BAB, atau penyakit ringannya segera bawa ke Puskesmas di wilayah yang telah terbangun, jika memang urgent langsung bisa di Rumah Sakit Swasta ataupun di RSUD milik Pemerintah Kota Bekasi.

“Untuk warga Kota Bekasi diharapkan saling berkoordinasi kepada semua elemen Pemerintahan, tanyakan saja apapun peemasalahannya, Kami siap menjawab dan memberi solusi,” tegas Wali Kota Bekasi.(pit)

%d blogger menyukai ini: