Perempuan Ini Jadi Montir Berjilbab Di Uni Emirat Arab

FOTO:: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 3 Mei 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Huda Al-Matroushi, satu dari beberapa perempuan Emirat yang terjun ke usaha perbengkelan, industri yang telah cukup lama didominasi laki-laki di dunia Arab.

“Saya sangat menikmatinya,” kata Matroushi, dikutip dari Merdeka.com (02/05/2021).

“Karena saya bos di pekerjaan saya, dan ini usaha saya, punya saya: saya merasa bangga dengan diri sendiri,” lanjutnya sembari memegang sarung tangan penuh oli.

Sejak anak-anak, Matroushi menyukai mobil dan detailnya.

“Saya suka mobil dan modelnya dan detailnya. Saya suka mobil sport, saya suka mobil mewah, bahkan mobil biasa yang tidak mewah, saya menyukai semuanya,” kata dia.

Dia mengubah hobinya menjadi pekerjaan dan sekarang memiliki dan mengelola bengkel mobil di Sharjah, UEA.

Keluarga Matroushi awalnya ragu saat dia bekerja di bidang mekanik mobil, tapi dia kemudian meminta ayahnya agar yakin dengan apa yang dipilihnya.

“Saya bilang: ‘Ayah, tolong percaya padaku dan ayah akan melihat apa yang akan aku lakukan.’ Dia bilang: ‘Baiklah, Baiklah!’. Sebagian besar keluargaku kaget karena proyek ini, usaha ini, ini tidak mudah bagi para perempuan,” jelasnya.

Salah seorang karyawan Matroushi, Mohammed Halawani, mengatakan awalnya aneh melihat perempuan terlibat di garasi.

“Tapi setelah saya bergabung dan kami mulai bekerja dan dia mengatakan pada saya: bongkar ini, pasang itu, (jelas) dia berpengalaman,” kata Hawalani.

Matroushi berharap dia bisa mengubah garasinya menjadi bengkel besar atau pusat reparasi mobil, atau setidaknya membuka lebih banyak bengkel di seluruh UEA.

Berdasarkan UU baru yang mulai berlaku bulan lalu, perusahaan yang berbasis di UEA harus memiliki setidaknya satu perempuan dalam jajaran direksinya. (Uli)