Perdana Menteri Terlama Jepang Yasuhiro Nakasone Meninggal Dunia

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 2 Desember 2019

Indolinear.com, Tokyo – Setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit, mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuhiro Nakasone meninggal dunia.

Salah satu Perdana Menteri terlama dalam sejarah negeri “Sakura” tersebut meninggal dunia dalam usia 101 tahun.

Dilansir dari Tribunnews.com (01/12/2019), Yasuhiro Nakasone menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang pada periode 1982 sampai 1987.

Nakasone berkuasa pada periode yang sama dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Ronald Reagan dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

Dia dikenal antara lain karena privatisasi perusahaan negara dan membantu merevitalisasi nasionalisme Jepang, bahkan setelah tak lagi menjabat.

Namun, dia mengakui telah gagal dalam merevisi hukum pasifis, yakni konstitusi negara untuk mengklarifikasi status ambigu militer.

“Merevisi konstitusi itu butuh waktu. Saya tegaskan sangat diperlukan, tapi tak mungkin melakukannya secara cepat,” katanya pada 2010.

Upayanya kemudian dilanjutkan penerusnya, Shinzo Abe. Namun, berusaha mengubah pasal Artikel 9 tetap menuai perdebatan.

Media menjuluki Nakasone dan Reagan sebagai “Ron dan Yasu” karena persahabatan yang terjalin selama mereka menjabat.

Saat itu, Nakasone menjadi perbincangan karena menyatakan jika terjadi perang, dia akan menjadikan Jepang “kapal induk” tangguh bagi AS dan membendung Uni Soviet.

Masa jabatannya selama sekitar lima tahun diwarnai dengan berbagai kontroversi dan tindakan yang menuai perhatian.

Misalnya pada 1983, dia menjadi Perdana Menteri Jepang pertama yang mengunjungi Korea Selatan, di mana Tokyo sempat menjajahnya pada 1910-1945.

Nakasone memutuskan tak melakukannya lagi setelah China berang.

Kemudian, ucapannya juga sering menjadi polemik.

Misalnya saja pada 1986, dia sempat membuat kaum kulit hitam, Meksiko, dan Puerto Riko yang tinggal di AS tersinggung.

Saat itu, Nakasone menyatakan bahwa kelompok itu membuat kecerdasan rata-rata orang Amerika malah di bawah Jepang.

Lahir di distrik Takasaki, Prefektur Gunma pada 27 Mei 1918, Nakasone adalah anak dari pedagang kayu yang kaya.

Dia lulus dari Universitas Tokyo sebelum memasuki Kementerian Dalam Negeri pada 1941, dan bergabung bersama Kepolisian Tokyo pada 1945. (Uli)

INDOLINEAR.TV