Perayaan Natal Bersama Parlemen Mencerminkan Miniatur Kebhinekaan Indonesia

FOTO: jurnalasia.com/indolinear.com
Minggu, 9 Januari 2022
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 MPR, DPR dan DPD RI dipastikan akan digelar pada tanggal 12 Januari 2022 mendatang. Anggota DPR RI sekaligus Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama MPR, DPR dan DPD Lamhot Sinaga menjelaskan, kegiatan keagamaan yang secara reguler dilaksanakan di Kompleks Parlemen ini merupakan cerminan kebhinekaan Bangsa Indonesia.

“Sebagaimana di lingkungan DPR/MPR/DPD RI bahwa kegiatan keagamaan dilakukan secara reguler, perayaan Natal bersama ini sekaligus mencerminkan miniatur kebangsaan kita dalam bingkai kebhinekaan,” ujar Lamhot usai hadir dalam rapat Panitia Natal Bersama di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id (08/01/2022).

Lamhot menjelaskan, panitia pada Perayaan Natal Bersama MPR, DPR, dan DPD RI akan mengusung 3 unsur kebudayaan dari beragam adat Nusantara. Menurutnya, panitia akan mengenakan perpaduan dari atribut adat, seperti topi adat Papua, selendang khas etnik Dayak, dan tas Koja dari suku Baduy Banten. Lamhot menuturkan, konsep lintas kebudayaan tersebut semakin mempertegas di lingkungan MPR, DPR dan DPD RI ini satu sama lain berada dalam satu kesatuan NKRI, sekaligus mencerminkan parlemen adalah miniatur Bangsa Indonesia.

Selain itu, Lamhot menyampaikan perayaan natal bersama akan menghadirkan konsep yang unik dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan menyediakan ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19 di Kompleks Parlemen. “Tujuannya adalah untuk membantu saudara-saudara kita, khususnya pedagang kecil dan Pamdal, cleaning service hingga office boy, agar mereka juga bisa menikmati berbagai kuliner UMKM Nusantara,” jelas Anggota Komisi VII DPR RI ini.

legislator daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara II itu menambahkan, kegiatan perayaan Natal bersama tetap akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Karena itu, nantinya pegawai di lingkungan parlemen hanya dapat menikmati sajian kuliner UMKM dengan cara take away untuk mencegah timbulnya kerumunan.

Selain pegawai di lingkungan internal parlemen, rangkaian Perayaan Natal bersama MPR, DPR, dan DPD RI akan dihadiri berbagai unsur pemerintah seperti kementerian/lembaga, mitra kerja DPR, hingga duta besar dari negara-negara sahabat. “Puji Tuhan, persiapan perayaan Natal sampai hari ini sudah mencapai 90 persen. Meski, perayaan kali ini memang tidak leluasa karena masih berada dalam situasi pandemi, tetapi semua sudah kita pertimbangkan sesuai dengan protokol kesehatan,” tandas Lamhot. (Uli)