Perayaan Hari Bumi Pertama Kali Diadakan Di Amerika Serikat

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 24 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jalarta – Pada 22 April 1970, perayaan hari bumi pertama kali diadakan di Amerika Serikat.

Hari bumi, sebuah perayaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait masalah lingkungan dunia, dirayakan oleh jutaan orang Amerika termasuk mahasiswa dari ribuan perguruan tinggi dan universitas.

Mereka bersama-sama melakukan unjuk rasa, pawai, dan mengadakan program pendidikan lingkungan di seluruh negeri.

Perayaan Hari bumi yang jatuh pada 22 April ini merupakan ide dari seorang senator AS, Gaylord Nelson dari daerah Wisconsin. Namun juga terdapat pandangan yang menerangkan bahwa ide Hari Bumi berasal dari seorang ahli lingkungan, John McConnell, yang mengajukan perayaan pada 21 Maret.

Tetapi, sebuah buku terbitan tahun 1962 karya Rachel Carson berjudul Silent Spring tentang dampak pestisida, seringkali disebut sebagai sebab awal dari gerakan lingkungan modern yang  menjadi acuan dalam program pembangunan keberlanjutan di Amerika Serikat.

Lebih jauh lagi, buku ini memberi pedoman pembaca perihal makanan organik dan gerakan ‘back to the land / kembali ke tanah” yang terus mendapat gaungnya sepanjang tahun 1960an.

Terlepas dari siapa yang menemukan, sampai saat ini perayaan dan peringatan hari bumi masih terus diadakan oleh banyak negara di dunia, dilansir dari Tribunnews.com (22/04/2020).

Gagasan

Gaylord Nelson adalah seorang pencinta alam yang gigih dalam persoalan dan isu-isu lingkungan.

Ia berharap dapat menyatukan gerakan lingkungkan di akar rumput masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran ekologis.

“Tujuannya adalah untuk mendapatkan perhatian menyeluruh dari masyarakat perihal kepedulian terhadap lingkungan yang begitu besar dalam skala nasional sehingga dapat mengguncang kemapanan politik yang lesu,” kata Senator Nelson.

“Dan pada akhirnya, tujuan agenda ini nantinya akan membawa masalah lingkungan untuk secara permanen di bawa ke dalam agenda politik nasional,” tambah Nelson.

Terlepas dari klaim Nelson, terdapat pandangan yang menyebut bahwa pendiri dan penemu perayaan hari bumi adalah John McConnell.

Pada Oktober 1969, dalam Konferensi Nasional UNESCO di San Francisco, McConnell mengusulkan adanya hari libur internasional untuk merayakan kehidupan dan keindahan Bumi serta untuk memajukan perdamaian.

Bersamaan dengan perayaan kehidupan di Bumi, ia mengajukan Hari Bumi untuk memperingatkan penduduk dunia tentang perlunya melestarikan dan memperbarui keseimbangan ekologi. Gagasannya mendapat dukungan kuat dan diikuti oleh Proklamasi Hari Bumi di Kota San Francisco pada 1 Maret 1970, berjudul Hormatilah Bumi.

Meningkatkan Kesadaran

Perayaan Hari Bumi begitu meningkatkan kesadaran lingkungan di Amerika Serikat.

Pada bulan Juli 1970, Lembaga Perlindungan Lingkungan dibentuk oleh pemerintah untuk mengatur dan menegakkan undang-undang polusi nasional.

Perayaan hari bumi di AS juga mendorong terbentuknya regulasi tentang air bersih dan spesies satwa yang terancam punah.

Pada 22 April 1990, 20 tahun perayaan Hari Bumi, lebih dari 200 juta orang tumpah ruah di 141 negara.

Mereka berpartisipasi dalam perayaan besar Hari Bumi.

Senator Nelson kemudian dianugerahi penghargaan Presidential Medal of Freedom oleh Presiden Clinton berkat jasa-jasanya.

Senator Nelson wafat pada tahun 2005.

Sampai saat ini, Hari Bumi telah dirayakan pada hari yang berbeda oleh masyarakat internasional di sejumlah negara.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi merayakannya pada titik awal musim semi yang biasanya terjadi pada 21 Maret.

Pada perayaan Hari Bumi tahun 2020, peringatan ke-50, akan dirayakan pada 22 April. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: