Per Tahun 60 Ribu Orang di India Tewas Digigit Ular

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 10 Juli 2020
loading...

Indolinear.com, India – Tidak kurang 1,2 juta orang di India tewas digigit ular selama 20 tahun ini terakhir, berdasarkan penelitian terbaru.

Hampir separuh dari total korban berusia 30 tahun hingga 69 tahun.

Seperempat dari total korban merupakan anak-anak. Jenis ular yang sering menyebabkan kematian di India adalah russell viper, krait, dan kobra.

Kematian sisanya disebabkan oleh 12 jenis spesies ular lain.

Dilansir dari Tribunnews.com (09/07/2020), banyak kasus serangan ular yang berakhir fatal karena terjadi di daerah yang jauh dari fasilitas medis.

Separuh dari total kematian terjadi pada musim penghujan antara Juni hingga September.

Pada bulan-bulan itu ular-ular biasanya keluar. Sebagian besar korban digigit di kakinya.

Penelitian tersebut dilakukan para ahli dari India dan diterbitkan di jurnal eLife, sebuah jurnal open access.

Russell viper tersebar di seluruh wilayah di India dan Asia Selatan.

Ular ini biasanya memakan hewan pengerat dan biasa ditemukan di dekan permukiman penduduk.

Ular krait, di India, biasnya jinak pada siang hari namun ganas pada malam hari.

Ular kobra, di India, biasanya menyerang saat gelap dan menyebabkan pendarahan dalam.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa antara 2001 hingga 2014, gigitan ular yang menyebabkan kematian terjadi di delapan negara bagian, yaitu Bihar, Jharkhand, Madhya Pradesh, Odisha, Uttar Pradesh, Andhra Pradesh, Rajasthan, dan Gujarat.

Menurut penelitian tersebut, para petani yang tinggal di pedesaan memiliki risiko digigit ular yang sangat tinggi saat musim penghujan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: