Penundaan Olimpiade 2020 Bisa Memberatkan Indonesia, Menpora Ambil Langkah Penyesuaian

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Sabtu, 28 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menanggapi langkah Komite Olimpiade Internasional ( IOC) yang menunda gelaran Olimpiade Tokyo 2020 paling lambat hingga musim panas 2021.

Menurut Menpora, penundaan multi-ajang olahraga terbesar di dunia itu bisa memberatkan Indonesia. Mengingat, pada tahun yang sama, Indonesia juga akan berpatisipasi dalam SEA Games di Vietnam hingga menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Memang bagi kita Indonesia agak berat, ini karena pada tahun 2021 di dalam negeri ada pelaksanaan Piala Dunia U-20, dan juga kita akan mengikuti SEA Games di Vietnam,” ucap Zainudin Amali, dikutip dari Kompas.com (27/03/2020).

“Bersamaan dengan itu kami juga harus mempersiapkan diri mengikuti Olimpade. Itu adalah tahun tersibuk buat olahraga Indonesia,” tutur dia menambahkan.

Kendati demikian, Menpora tetap optimistis dapat mengikuti semua ajang dengan baik.

“Tetapi saya masih optimistis bahwa kami bisa mengikuti semuanya itu dengan baik,” ujar Zainudin Amali.

Berkaitan dengan persiapan para atlet, Menpora sadar bahwa kondisi di tengah maraknya penyebaran virus corona dapat berdampak pada keberjalanan pelatnas.

Guna mengatasi hal tersebut, Menpora bersama asosiasi cabang olahraga terkait telah mengambil langkah penyesuaian. Menurutnya, pelatnas harus terus berjalan meski hanya untuk menjaga kebugaran para atlet.

“Sekarang ini pelatnas kita tentu tidak segencar sebelumnya, karena yang sebelumnya ada rencana try out luar negeri tetapi karena ada pandemi Corona ini tidak memungkinkan kita untuk mengirimkan tim,” ujar Kemenpora.

“Kemudian juga untuk latihan-latihan yang mengundang tim-tim luar negeri juga terpaksa harus kita tiadakan, dan sekarang ini para pelatih hanya menjaga kebugaran para atlet supaya tidak terlalu drop.”

“Jadi di tengah-tengah pandemi Corona ini pelatnas harus tetap berjalan walaupun slow down dan kita harapkan tidak terlalu berpengaruh terhadap persiapan para atlet kita,” tuturnya menegaskan.

Selain itu, Menpora juga mengaku telah berkoordinasi dengan Komite Olimpade Nasional (NOC) dan Chef de Mission (CdM) Indonesia terkait rencana konkret persiapan para atlet.

“Tentu saya akan bicara dengan NOC Indonesia, CdM bagaimana membuat perencanaan-perencanaan selanjutnya untuk persiapan kita di event-event kedepan,” kata Menpora.

Terlepas dari dampak yang akan dirasakan Indonesia, Menpora tetap mendukung keputusan yang diambil IOC. “Sekali lagi saya berharap dukungan kita semua terhadap keputusan dari IOC ini akan menjadi pegangan bagi kita semua,” demikian pernyataan Menpora Zainudin Amali. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya