Pentingnya Orangtua Pahami Tahapan Belajar Membaca Anak Usia TK

FOTO: sopy/indolinear.com
Kamis, 1 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Puspaga Ceria Kota Tangerang Selatan bersama DPMP3AKB Tangerang Selatan menggelar Webinar Parenting tentang Tahapan Belajar Membaca Anak Usia TK pada Kamis, 1 Oktober 2020 melalui Aplikasi Zoom.

Koordinator Divisi Rujukan Puspaga Ceria ,Dewi Sawitra Bintari, mengatakan bahwa kemampuan membaca dan menulis adalah kemampuan dasar pada setiap manusia . Oleh karena itu diharapkan bahwa semua orang bisa membaca dan menulis.

“Tahapan belajar dimulai sejak dia masih dalam kandungan sampai tutup usia.

Tahapan membaca dimulai sejak anak-anak kita lakukan dengan cara yang menyenangkan sehingga akan lebih mudah untuk diserapnya,” ungkap Dewi.

Ada kemampuan lain yang mesti dibangun pada anak sebelum membaca yaitu  keterampilan mendengar. Setelah dia mendengar dia akan menyerap kata-katanya dan mengolah,lalu menyimpannya dalam otak kemudian dia mampu menyampaikan kembali.

“Dengan ketiga keterampilan tersebut  tanpa terasa nanti lambat laun anak telah memiliki sejumlah kosa kata yang dipahaminya. Hal tersebut diberikan dengan cara bermain  yang menyenangkan maka dia akan mulai bisa membaca dan menulis,” jelasnya.

Pada tahapan ini berikanlah kata yang bermakna untuk anak, misalnya nama nya sendiri, kemudian diperkenalkan huruf dan cara membaca nya. Kegiatan tersebut akan menyenangkan serta membuat rasa percaya dirinya muncul.

“Perlu diingat bahwa dasar perkembangan adalah setiap anak atau individu adalah berbeda (individual differences), meskipun anak itu kembar identik ,mereka memiliki kemampuan yang berbeda . Oleh karena itu kita tidak boleh membandingkan anak satu dengan anak yang lain. Ini prinsip dasar dalam satu pembelajaran,” bebernya.

Selanjutnya pada saat kita mengajarkan membaca kepada anak, kita perlu lihat perkembangan anak itu. Kemampuan anak itu didasarkan pada kematangan perkembangan Psikologisnya .

Ada usia kronologis dan usia biologis, usia kronologis adalah sesuai dengan tanggal lahirnya kalau usia biologis adalah dasarkan kemampuan atau kematangan perkembangannya ini.

Ada kemungkinan usia biologis sesuai dengan usia kronologis, tapi ada juga usia biologis lebih rendah dengan usia kronologisnya. Tentu hal ini akan membawa dampak dalam proses pembelajaran nya.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada DPMP3AKB Tangsel, Irma Safitri mengatakan bahwa  pembelajaran membimbing anak dalam belajar, tentunya sebagai orang tua harus memiliki ilmu dan keterampilan, oleh karena itu orang tua diminta untuk mencari informasi ,dengan cara antara lain mengikuti berbagai informasi dan materi yang ada di internet. Untuk bekal sebagai orang tua dalam membimbing anak belajar agar tidak salah.

“Webinar ini kami persembahkan khusus untuk orang tua yang memiliki anak usia paud, untuk persiapan mereka masuk ke sekolah dasar. Terkadang orang tua tidak paham bagaimana cara mengajar anak untuk bisa membaca dan menulis,” jelasnya.

Orang tua hanya ingin anak bisa, tapi tahapannya tidak di tempuh, sehingga ketika orang tua minta anak belajar agak kesulitan. Pada akhirnya orang tua dan anak pun menjadi stress. Padahal ada tahapan yang memang harus dilakukan orang tua sebelum anak-anak bisa belajar membaca dan menulis.

“Seperti motorik kasar ,motorik halus  dan lainnya. Mereka belajar untuk mengenal bentuk, angka, huruf, lagu dan lainnya untuk merangsang penglihatan dan pendengaran mereka. Untuk belajar menulis harus dirangsang, misalnya meremas kertas, menjepit, merobek, menggunting dan lainnya,” beber Irma.

Sehingga mendidik anak itu perlu ilmu, dan sebagai orang tua harus mencari itu. Karena tidak ada sekolah yang mengajarkan bagaimana menjadi orang tua yang baik dan benar.

“Oleh karena itu Puspaga Ceria Tangsel akan terus memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada orang tua masyarakat di Tangsel bagaimana bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak dan bisa mendampingi mereka dalam belajar dan tahapan-tahapan tumbuh kembang anak,” ungkap Irma.

Sementara, Ketua Puspaga Ceria Kota Tangsel Listya mengatakan bahwa Webinar  yang dihadiri ratusan peserta ini , tepatnya 254 peserta, berjalan dengan baik dan dapat memberikan informasi terkait pembelajaran membimbing anak usia TK.

“Anak usia TK untuk belajar membaca memang masih pro dan kontra. Namun dengan cara yang menyenangkan dan bermain sesuai usianya, Insya Allah orang tua bisa membimbing untuk membaca sehingga anak-anak siap melangkah untuk sekolah ke jenjang selanjutnya,” beber Listya.(Sopy)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: