Pentagon Akan Meluncurkan Satuan Tugas Untuk Selidiki Penampakan UFO

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 15 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, AS – Pentagon sedang membentuk satuan tugas baru untuk menyelidiki UFO yang telah diamati oleh pesawat militer AS pada 26 Maret 2014 lalu.

Wakil Menteri Pertahanan AS, David Norquist, disebut akan membantu mengawasi tugas tersebut.

Menurut pejabat pertahanan, satuan tugas diharapkan akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang.

Dilansir dari Tribunnews.com (14/08/2020), pembentukan satuan tugas tersebut merupakan kelanjutan upaya yang dipimpin oleh Angkatan Laut AS.

Anggota Kongres dan pejabat Pentagon telah lama menyatakan keprihatinan tentang kemunculan pesawat tak dikenal yang terbang di atas pangkalan militer AS itu.

Kehadiran UFO menimbulkan risiko bagi jet militer.

Tidak ada konsensus tentang asal usulnya.

Namun, alih-alih dianggap sebagai makhluk luar angkasa, beberapa orang percaya, objek tersebut adalah drone yang mungkin dioperasikan oleh musuh AS yang berusaha mengumpulkan informasi.

Komite Intelijen Senat buka suara pada Juni 2020 lalu, setelah Pentagon merilis tiga video pendek yang menunjukkan pesawat AS bertemu UFO.

Komite mengatakan agar Pentagon dan komunitas intelijen memberikan analisis publik tentang pertemuan tersebut.

“Ada sesuatu yang terbang di atas pangkalan militer kamu dan tempat-tempat di mana kamu melakukan latihan militer, dan kami tidak tahu apa itu dan itu bukan milik kami.”

“Jadi itu pertanyaan yang sah untuk dipertanyakan,” kata ketua komite, Marco Rubio, kepada stasiun berita Miami lokal, WFOR-TV, Juli 2020 silam.

Rubio menambahkan, ia justru lebih mengkhawatirkan adanya mata-mata daripada makhluk luar angkasa.

“Terus terang, jika itu adalah sesuatu dari luar planet ini, itu mungkin lebih baik daripada fakta bahwa kita telah diintai oleh China atau Rusia, atau musuh lainnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah video yang dirilis oleh Pentagon menunjukkan objek terbang tak dikenal.

Objek tersebut bergerak cepat saat direkam oleh kamera inframerah.

Dua video berisi anggota layanan yang terheran-heran pada seberap cepat objek tersebut bergerak.

Satu orang di antaranya berspekulasi bahwa objek itu bisa jadi adalah drone.

“Pesawat tak dikenal itu tampaknya berukuran kecil, kira-kira seukuran koper, dan berwarna perak,” kata salah satu laporan yang menggambarkan insiden tersebut.

Laporan menggambarkan fenomena yang diamati sebagai “Unmanned Aerial Systems (UAS)”.

Diketahui, UAS adalah terminologi resmi Pentagon untuk pesawat drone.

Video Angkatan Laut AS itu pertama kali dirilis antara Desember 2017 dan Maret 2018 oleh To The Stars Academy of Arts & Sciences.

To The Stars Academy of Arts & Sciences adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh mantan musisi Blink-182, Tom DeLonge.

Perusahaan ini mempelajari informasi tentang fenomena udara tak dikenal.

Ketika semua mengarah kepada pesawat drone, mantan kepala program, Luis Elizondo, mengatakan, dirinya justru percaya bahwa objek tak dikenal itu adalah pesawat luar angkasa.

“Ada bukti yang sangat kuat bahwa kita mungkin tidak sendirian,” ujarnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: