Penjelasan Keluarga Di India Mengenai  Bayi Yang Dinamai Corona

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 30 Maret 2020

Indolinear.com, Jakarta – Bayi perempuan lahir di Desa Sohgaura, Gorakpur, India, Minggu (22/3/2020). Ia kemudian diberi nama Corona.

Sang paman, Nitesh Tripathi mengatakan, ada alasan di balik penyematan nama Corona untuk keponakannya itu, seperti dikutip dari tribunnews.com (29/03/2020).

Menurutnya, meski virus corona mematikan, namun virus itu dapat menyatukan dunia untuk bersama-sama mengatasinya.

Sejak lahir, bayi Corona menjadi perbincangan warga Desa Sohgaura.

Tripathi telah meminta izin kepada Ibu dari bayi itu, Ragini Tripathi, sebelum memberikan nama.

“Virus tersebut telah merenggut banyak orang dan tentu berbahaya di dunia. Tetapi ada kebaikan di baliknya, membawa kebersamaan di dunia untuk bergandengan memeranginya,” kata Tripathi.

Di India sendiri sampai saat ini tercatat ada 863 kasus positif dimana 20 orang diantaranya meninggal dunia.

India pun telah memberlakukan lockdown atau penutupan total wilayahnya sejak 25/3 lalu.

Lebih dari 1,3 miliar penduduk India hanya berdiam di rumah selama 21 hari.

Sementara pada tingkatan global yang dikeluarkan www.worldometers.info/coronavirus/ pada Jumat (27/3/2020), pukul 21.00 WIB, kasus positif di seluruh dunia mencapai 552.943, dengan jumlah kematian 25.045, dan angka kesembuhan 128.706 orang. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

INDOLINEAR.TV