Penipu Amatir Beli Audi A3 Rp234 Juta Memakai Uang Monopoli

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 22 September 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Ada-ada saja kenekatan yang dilakukan oleh orang-orang untuk bisa memiliki sebuah mobil. Namun sepandai-pandainya mereka beraksi, aksi busuknya akan tercium juga.

Dikutip dari Dream.co.id (20/09/2019), seorang wanita berusia 25 tahun begitu berhasrat memiliki mobil seharga 15 ribu euro atau sekitar Rp234,75 juta. Sadar tak memiliki uang sebanyak itu, si wanita membuat rencana jahat.

Wanita itu diketahui terpikat dengan sebuah mobil Audi A3. Namun saking nekatnya, dia mendatangi diler dan membeli mobil itu dengan uang tunai palsu.

Yang lebih menyedihkan, si pelaku beraksi sangat amatir. Dia mencetak uang palsu dengan printer tinta “ murahan”.

Aksinya langsung ketahuan bahwa uang yang digunakan oleh uang ini adalah palsu. Kejadian ini berlangsung di diler mobil di Kaiserlautern, Jerman.

Mau Main Monopoli?

Seorang staf yang tak disebutkan namanya ini menyebut wanita ini datang ke diler dan mencoba untuk test drive mobil. Setelah puas dengan mobil pilihannya, si pelaku mengelurkan uang pecahan 50 euro dan 100 euro  untuk membeli mobil.

Sang petugas toko terkejut karena uang yang dipakai mirip dengan uang monopoli. Ketika dipastikan lagi apakah wanita ini hendak bermain monopoli, dia mengaku ingin membeli mobil.

Pihak diler langsung menghubungi polisi.

“ Kami telah mengalami banyak penipuan, tapi sejauh ini belum ada yang sekurang ajar (cara yang itu),” kata seorang karyawan diler mobil kepada NOZ.

Ada Barang Bukti Uang Palsu

Polisi akhirnya menggeledah rumah wanita berusia 20 tahun di kota dekat Pirmasens. Polisi menemukan sebuah printer tinta jet dan uang kertas yang dicetak di lembaran kertas biasa.

Aparat juga menemukan uang palsu senilai 13 ribu euro atau sekitar Rp230,47 juta.

Menurut hukum di Jerman, orang yang terbukti memalsukan uang, bisa dipidana kurungan penjara selama setahun. Kalau terlibat dalam sindikat pemalsuan uang, hukumannya menjadi 2 tahun. (Uli)