Pengunjung Mal Di Kota Tangerang Wajib Scan QR Code

Walikota Tangerang cek kesiapan pusat perbelanjaan dalam pemberlakuan PSBB Tahap Lima/Rahmat/indolinear.com
Minggu, 5 Juli 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang telah memberikan lampu hijau bagi pengelola mal untuk beroperasi di tengah wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19). Kendati demikian, pengunjung tidak serta-merta bisa masuk ke gedung berisi bermacam-macam toko tersebut.

Sebab, tiap pengunjung mal wajib memindai kode matriks (scan quick response code/QR code). Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19. Diketahui, Kota Tangerang saat ini belum menerapkan kenormalan baru (new normal), tetapi masih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kelima.

Adapun tata cara berbelanja di toko/mal di Kota Tangerang pada masa PSBB yaitu pengunjung masuk ke aplikasi atau situs web Tangerang LIVE, kemudian klik fitur Aman Bersama. Setelah itu, melakukan scan QR code dan melengkapi data diri seperti nama, nomor telepon, dan alamat surat elektronik (e-mail).

Untuk pengguna ponsel berbasis iOS, bisa mengakses ke situs amanbersama.tangerangkota.go.id. Selanjutnya memasukkan kode toko/mal, serta melengkapi data diri.

Setelah proses check in berhasil, pengunjung dapat memasuki area pintu masuk dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan. Terakhir, saat pulang, pengunjung harus menunjukkan QR code dan melakukan proses check out di pintu keluar.

Guna memastikan penerapan sarana protokol kesehatan dalam memberikan rasa aman bagi pengunjung, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah melakukan peninjauan di beberapa mal pada Sabtu, 4 Juli 2020. Selain itu, Arief ingin memastikan penerapan physical distancing berjalan sesuai aturan PSBB dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Dari mulai antre parkir, sampai di dalam sudah dibatasi pengunjungnya. Sarana protokol kesehatannya juga sudah lengkap,” kata dia usai mengunjungi IKEA dan Mal Alam Sutera.

Terkait pembatasan jumlah pengunjung, ujar Arief, Pemerintah Kota Tangerang telah meluncurkan fitur Aman Bersama. Di mana, fitur ini tersedia di aplikasi Tangerang LIVE. Masyarakat bisa check in dalam fitur Aman Bersama dengan cara scan QR code di pusat perbelanjaan.

“Ini sudah dipakai. Kita berikan, mereka tinggal terapkan. Jadi tahu berapa banyak kapasitas pengunjung yang ada di dalam,” jelas Arief.

Di masa PSBB tahap kelima ini, tegas dia, seluruh pusat perbelanjaan di Kota Tangerang yang diizinkan untuk beroperasi harus mengikuti aturan batasan pengunjung hingga 50 persen. Tujuannya, guna mencegah ancaman penularan Covid-19.

“Aturan ini berlaku untuk seluruh pusat perbelanjaan. Selain itu, harus ada juga Tim Gugus Tugas Covid-19 yang akan terus mengawasi dan mengingatkan pengunjung untuk tidak berkerumun dan selalu memakai masker,” pungkas Arief.(srh/rls)

Menggunakan masker merupakan kewajiban ditengah Pandemi Corona ini. Berikut tips penggunaan masker yang baik dan benar. Klik disini untuk informasinya.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: