loading...

Pengemudi Tidur Di Mobil Sehabis Dugem Didenda Rp46 Juta

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 8 Juli 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Mengemudi mobil tak hanya menyangkut keselamatan diri, tetapi juga pengguna jalan yang lain lain. Untuk itulah, para pengemudi harus punya kesadaran 100 persen saat berkendara.

Di beberapa negara, layanan sopir panggilan sering dipakai saat pemilik mobil berada dalam pengaruh alkohol. Ini berkaitan dengan alasan keamanan dan keselamatan.

Tapi tak sedikit yang memilih tidur di dalam mobil usai melakukan ‘dugem’ pada malam harinya. Perilaku itu tidak diizinkan, karena justru mendatangkan petaka lainnya.

Dilansir dari Dream.co.id (07/07/2020) pengemudi yang tertidur di mobil usai minum-minum alkohol pada malam hari, akan dikenakan denda. Ketentuan ini juga berlaku meski mobil berada di areal parkir.

Dendanya Bukan Main

Denda yang akan dijatuhkan lumayan besar. Nilainya mencapai 2.500 poundsterling (Rp46,05 juta). Untuk kasus yang lebih parah, pengemudi bisa dipenjara selama tiga bulan.

Hal ini terjadi jika polisi mengira masih ada kemungkinan yang bersangkutan mengemudi. PolisiĀ  akan menuntut atas pelanggaran tersebut. Mesin mobil yang sedang menyala dan lokasi kunci mobil bisa memengaruhi yang bersangkutan terbukti bersalah atau tidak.

Hukuman yang harus dijalani adalah yang diputuskan oleh hakim di pengadilan. Ini bergantung dari hasil tes nafas dan lain sebagainya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: