Penemuan Jenazah Mahasiswi Menguak Pembunuhan Berantai Di Florida

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Selasa, 29 September 2020
loading...

Indolinear.com, Florida – Jenazah korban pembunuhan, yaitu Tracy Paules dan Manuel Taboada ditemukan pada 28 Agustus 1990 di Gatorwood Apartments. Lokasi itu berdekatan dengan kampus Universitas Florida di Gainesville, Florida, AS.

Pembunuhan terhadap kedua korban tersebut terjadi dua hari setelah tiga mahasiswi muda ditemukan tewas dimutilasi di dua lokasi terpisah yang juga berdekatan dengan kampus.

Pihak berwenang setempat pun menyimpulkan pembunuhan terhadap lima korban itu memiliki keterkaitan.

Kasus pembunuhan pertama membuat penyelidikan besar-besaran diluncurkan, yang melibatkan 75 negara bagian dan agen federal AS.

Gubernur Florida pada saat itu juga mengerahkan 50 polisi dan penyelidik negara bagian tambahan untuk membantu, menyusul ditemukannya jenazah Paules dan Taboada.

Peristiwa itu juga membuat pihak berwenang di Universitas Florida menawarkan semua mahasiswa tempat tinggal sementara di dalam kampus bagi mereka yang mengkhawatirkan keamanan dirinya, seperti dikutip dari Liputan6.com (27/09/2020).

Proses Penangkapan Terhadap Pelaku

Selain Universitas Florida, Santa Fe Community College pun juga memulangkan para mahasiswa mereka ke rumah masing-masing selama dua pekan.

Polisi lalu menangkap seorang terduga pelaku, Ed Humphrey. Namun, bukti yang kuat tidak didapatkan pada saat itu.

Maka dari itu, pihak berwenang melanjutkan pencarian mereka, saat masih menahan Humphrey di penjara dengan hukuman atas tuduhan yang tidak terkait.

Hingga akhirnya, kasus pembunuhan itu terpecahkan ketika penyelidik menemukan barang bukti berupa kaset yang menampilkan rekaman pelaku, yang mengakui pembunuhan tersebut.

Kaset itu, ditemukan di sebuah perkemahan yang terbengkalai di area lingkungan kampus.

Bukti di sekitarnya akhirnya mengarahkan polisi ke Danny Rolling, yang telah ditangkap di Ocala karena perampokan bersenjata.

Ternyata, Rolling juga pernah melakukan pembunuhan sebelumnya terhadap satu keluarga di kawasan Shreveport, Louisiana, pada bulan November tahun lalu.

Tidak hanya itu, Rolling juga pernah menembak ayahnya sendiri di bagian wajah sebelum pindah ke Florida.

Usai penangkapan terhadap Rolling, Humphrey dibebaskan dari penjara. Keluarga dari Humphrey pun mengecam polisi atas penyelidikan dan tuduhan yang keliru karena penangkapan terhadapnya.

Pada April 1994, Rolling dijatuhkan hukuman karena kejahatan pembunuhan, dan dieksekusi pada Oktober 2006. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: