Penduduk Desa Buru Geng yang Curi Hampir 1 Ton Kotoran Sapi

FOTO: merdeka.com/indolinear.cm
Sabtu, 26 Juni 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, India – Perburuan besar-besaran sedang berlangsung di India tengah setelah sekelompok perampok mencuri hampir satu ton kotoran sapi dari sebuah desa.

Polisi menyampaikan, penduduk desa di negara bagian Chhattisgarh melapor ke polisi pekan lalu setelah lebih dari 800 kilogram kotoran sapi hilang dari gudang mereka.

Polisi mengatakan sekelompok perampok itu beraksi pada malam hari, membobol gudang penyimpanan di desa Dhurena distrik Korba dan melarikan diri dengan kotoran sapi yang diperkirakan bernilai sekitar 1.600 rupee atau sekitar Rp 317 ribu.

“Kami telah memeriksa beberapa tersangka tetapi belum ada penangkapan yang dilakukan,” kata petugas polisi setempat, Harish Tandekar.

Tandekar mengatakan, tidak jelas bagaimana para tersangka dapat mengangkut kotoran dalam jumlah besar itu, atau mengapa mereka mencurinya.

“Penyelidikan terus dilakukan dan segala upaya dilakukan untuk menemukan pelakunya,” jelasnya, dikutip dari Merdeka.com (25/06/2021).

Chhattisgarh membeli kotoran sapi dari peternak sapi perah dengan harga 200 rupee atau sekitar Rp 38.000 per 100 kilogram di bawah skema negara bagian untuk memproduksi kompos.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara bagian di India mendorong peternak menjual kotoran sapi untuk pertanian organik.

Ada juga peningkatan permintaan limbah ternak untuk produk ramah lingkungan seperti lampu tanah dan untuk tujuan ritual keagamaan.

Dalam agama Hindu, sapi dianggap sebagai hewan sakral dan menggunakan kotoran dan kencing sapi untuk obat-obatan dan ritual suci lainnya.

Pada 2019, pemerintah nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi menginvestasikan 5 miliar rupee untuk penelitian pengembangan obat-obatan dan produk kebersihan dari kotoran dan urin sapi.

Pemerintah ingin mendorong produksi pasta gigi, sampo, dan obat nyamuk dari kotoran sapi dan urin. (Uli)