Pendataan Penerima Insentif UMKM di Kota Tangerang Dilakukan Secara Online

FOTO: rahmat/indolinear.com
Selasa, 20 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pendataan penerima insentif dari pemerintah pusat. Di mana, pelaku UMKM dapat mendaftar secara daring (online). Pendaftaran dibuka hingga 24 November mendatang.

Sebelumnya, pendataan penerima insentif UMKM dilakukan secara manual di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kota Tangerang, Gedung Cisadane, Senin (19/10/2020). Akan tetapi, pendataan tampak tanpa penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Video dan foto kerumunan di area gedung itu pun beredar di media sosial.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengakui bahwa faktor penyebab kerumunan di Gedung Cisadane terkait pendataan penerima insentif UMKM dari pemerintah pusat. Arief mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan penjadwalan bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima manfaat program tersebut berdasarkan domisili atau tempat tinggal.

“Karena antusias masyarakat sangat tinggi, kemarin yang datang banyak yang dari luar wilayah yang sudah dijadwalkan, akibatnya terjadi kerumunan masyarakat di Gedung Cisadane. Langsung saya perintahkan Kadis Indagkop dan Satpol PP secepatnya membubarkan kerumunan masyarakat,” ujar Arief, Selasa (20/10/2020).

Dia menegaskan, kegiatan ini bukan penyaluran bantuan, tetapi baru pendataan UMKM yang belum terdaftar. Untuk itu, demi menghindari munculnya kerumunan masyarakat, Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan aplikasi sebagai sarana pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengajukan insentif UMKM dari pemerintah pusat.

“Sekali lagi, pendataan hanya bagi UMKM yang sebelumnya belum terdata,” tandas Arief.

Adapun pendaftaran penerima insentif UMKM dari pemerintah pusat bagi masyarakat Kota Tangerang yaitu melalui situs web sabakota.tangerangkota.go.id. Proses pendataan berlangsung sejak 19 Oktober 2020 hingga 24 November 2020.

“Pemkot hanya membantu mendata, keputusan akhir menjadi kewenangan pemerintah pusat,” pungkas Arief.(srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: