Pencurian Kuda Rp12,2 Miliar, Pelaku Tak Pernah Tertangkap

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Selasa, 11 Februari 2020

Indolinear.com, Jakarta – 8 Februari 1983, gerombolan pria bersenjata dilaporkan mencuri seekor kuda pacu / balap jantan juara peranakan Irlandia bernama Shergar.

Para pencuri ini mengambil Shergar dari tempatnya di peternakan milik Aga Khan di Desa Kildare, Irlandia, dilansir dari Tribunnews.com (09/02/2020).

Kuda jantan ras Irlandia berusia lima tahun ini merupakan kuda balap Eropa yang dipertandingkan dalam pacuan pada tahun 1981.

Harga kuda balap ini sebesar 13,5 $USD atau sebesar 12.2 Miliar Rupiah (Nilai Tukar Dollar terhadap Rupiah saat itu Rp. 909,26).

Biaya perawatan kuda balap ini diperkirakan mencapai 91 juta Rupiah.

Pemilik kuda, Aga Khan

Pada malam hari pencurian, gerombolan bersenjata tersebut datang di rumah salah satu penapal/pengurus kandang kuda, James Fitzpatrick.

Mereka kemudian memaksanya untuk membawa keluar kuda tersebut.

Setelah kuda tersebut keluar dari kandang, para pencuri ini menaikkkannya ke sebuah truk trailer.

Pencuri kemudian mengikat James dan membuangnya di jalanan terpencil pada malam itu.

Pasca-Pencurian

Orang-orang peternakan dan pemilik kaget begitu mengetahui kuda bernilai jutaan dollarnya raib dari kandang.

Beberapa hari setelahnya muncul kabar dari pencuri yang menuntut uang tebusan lebih dari 2 Juta $USD atau senilai Rp 1,8 M (nilai tukar dollar saat itu) untuk mengembalikan Shergar.

Namun demikian, negosiasi dengan para penculik tak berlangsung lama, sebab tak ada hasil yang bisa disepakati.

Meskipun pihak kepolisian telah mempublikasikan pencarian terhadap Shergar, namun kuda jantan ini tak berhasil ditemukan.

Tidak ada kesepatakan uang tebusan yang dibayarkan.

Shergar tidak pernah terlihat lagi setelah itu.

Siapa Pencurinya?

Berbagai klaim terkait siapa pencuri kuda muncul ke publik atas kejadian ini.

Meskipun terdapat beberapa asumsi tentang identitas pencuri, dentitas asli penculik tak pernah diketahui dan tak pernah ditangkap.

Asumsi yang populer dan beredar luas saat itu adalah bahwa sang pencuri merupakan bagian dari anggota Tentara Republik Irlandia yang mencuri kuda untuk mengumpulkan uang.

Uang tersebut diduga digunakan untuk keperluan pengadaan senjata.

Anggota tentara yang diduga pada malam pencurian itu membawa senjata disebut juga ikut membunuh Shergar lantaran panik akibat sulitnya menangani kuda tersebut.

Dalam buku The Informer karya Sean O’Callaghan, bekas anggota tentara Irlandia, disebutkan bahwa terdapat anggota militer yang mencuri kuda juara bernilai mahal tersebut. (Uli)

INDOLINEAR.TV