Pemkot Tangsel Tanggung Premi BPJS Warga Miskin

Rabu, 3 Februari 2016
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Kabar baik bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Warga yang terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bakal dibayarkan iuran preminya oleh pemerintah daerah setempat.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Suharno. Tapi, menurut Suharno, layanan ini hanya berlaku bagi masyarakat kategori miskin di kota tersebut. “Khusus bagi warga miskin, akan dibayarkan Pemkot premi BPJS Kesehatannya,” kata Suharno.

Program tersebut, diakui Suharno bakal mulai berlaku pada tahun anggaran 2016 ini. Saat ini, kata dia, Dinas Kesehatan Kota Tangsel tengah melakukan validasi jumlah penduduk kategori miskin di kota dengan luas 149,7 Km persegi itu.

“Kita juga sedang koordinasi dengan Dinsos (Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi) soal data warga miskin tadi. Karena datanya ada di Dinsosnakertrans,” Suharno menambahkan.

Kabid Layanan Kesehatan pada Dinkes Kota Tangsel, dr Toni Kusdianto menambahkan saat ini sudah ada delapan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS. Rumah sakit itu, antara lain Omni, RS Medika BSD, RS Sari Asih Ciputat, RSU Tangsel, RS Bhinneka Bhakti Husada, RS Ashobirin, RS Bunda Dalima, RS IMC Bintaro dan RS Cinta Kasih.

“Untuk mendapat pelayanan BPJS di rumah sakit, harus ada rujukan berjenjang. Mulai dari Puskesmas. Nanti akan dirujuk ke rumah sakit terkait yang melayani penyakit yang diderita pasien,” tandasnya.

Pembayaran premi ini dimaksudkan agar pasien yang harus di rujuk ke rumah sakit bisa memiliki alternative lain selain Rumah Sakit Umum Tangsel. Saat ini jika hanya menggunakan KTP Tangsel, rujukan rumah sakit berlaku hanya di RSU Tangsel. (sophie)