Pemkot Tangerang Tutup Tempat Hiburan Hingga 30 Maret 2020

FOTO: rahmat/indolinear.com
Selasa, 17 Maret 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Pemerintah Kota Tangerang menutup sementara tempat hiburan. Penutupan ini berlangsung selama dua pekan, yakni 16 – 30 Maret 2020.

Tidak hanya tempat hiburan saja, penutupan sementara juga diterapkan di sejumlah objek wisata di Kota Tangerang. Adapun tempat perbelanjaan tidak ditutup alias tetap beroperasi.

“Sementara yang sudah ditutup adalah ruang-ruang publik seperti taman yang ada di Kota Tangerang,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Selasa (17/3/2020).

Pemerintah Kota Tangerang juga akan menunda acara-acara publik, serta membatasi jam operasional pusat keramaian. Arief berharap, langkah ini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 lantaran saat ini sudah menjadi pandemi.

Sementara itu, dalam upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang, Arief menerbitkan Surat Edaran Nomor 443/1097-Bag.Huk/2020. Surat edaran ini perihal anjuran bagi pegawai negeri sipil (PNS) untuk bekerja dari rumah (work from home). Namun, tidak semua PNS bisa bekerja dari rumah.

“Nanti akan diatur oleh masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah), karena mereka bukan libur tapi bekerja di rumah,” tandas Arief.

Bekerja dari rumah diprioritaskan bagi PNS yang punya gejala sakit, ibu hamil dan menyusui, memiliki anak usia sekolah, serta punya riwayat bepergian ke luar negeri.

“Kalau pejabat semua standby, tapi nanti tetap diatur sama kepala OPD-nya,” pungkas Arief. (rls/srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: