Pemkot Tangerang Terapkan PSBL di 22 RW Zona Merah Covid-19

FOTO: rahmat/indolinear.com
Senin, 15 Juni 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Sebanyak 22 rukun warga (RW) di Kota Tangerang masuk dalam zona merah atau berisiko tinggi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemerintah Kota Tangerang pun menerapkan pembatasan sosial berskala lokal (PSBL) di 22 RW tersebut, terhitung mulai Senin (15/6/2020).

“Berdasarkan data terakhir, ada 22 RW yang akan menerapkan PSBL RW. Kemarin ada 24 RW yang masuk zona merah, namun ada 3 RW yang bergeser dari zona merah (ke zona kuning dan zona hijau) dan 1 RW yang zona kuning menjadi zona merah,” kata Ivan Yudhianto, Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tangerang.

Dia menyebutkan, warga yang akan keluar maupun masuk ke lingkungan RW yang menerapkan PSBL wajib memiliki surat izin dari ketua RW setempat. “Harus membawa surat izin keluar-masuk dari ketua RW,” tegas Ivan.

Untuk diketahui, wilayah Kota Tangerang selama 14 hari ke depan memasuki perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap IV. Adapun penerapan PSBL di 22 RW, guna memfokuskan penanganan pencegahan Covid-19 di lingkungan zona merah.

22 RW zona merah Covid-19 di Kota Tangerang terdiri dari RW 004 di Kelurahan Batuceper, RW 003 dan 004 di Kelurahan Jurumudi, RW 008 di Kelurahan Jurumudi Baru, RW 004 di Kelurahan Pajang, RW 003 di Kelurahan Cibodas, RW 012 di Kelurahan Cibodas Baru, RW 013 di Kelurahan Paninggilan, RW 002 di Kelurahan Sudimara Jaya, RW 005 di Kelurahan Karang Mulya, serta RW 001 di Kelurahan Koang Jaya.

Kemudian, RW 002 dan 006 di Kelurahan Kreo Selatan, RW 003 dan 009 di Kelurahan Karangsari, RW 020 di Kelurahan Gebang Raya, RW 008 di Kelurahan Gembor, RW 007 di Kelurahan Sangiang Jaya, RW 004 di Kelurahan Neroktog, RW 005 di Kelurahan Buaran Indah, RW 003 di Kelurahan Cikokol, dan RW 007 di Kelurahan Kelapa Indah.

Sebelumnya, kasus positif Covid-19 tersebar di 250 dari jumlah 1.014 RW di Kota Tangerang. Di mana, 22 RW masuk zona merah, 63 RW masuk zona kuning, dan 165 RW masuk zona hijau.

“Ada penurunan signifikan jumlah RW dengan kasus positif virus corona, karena sebelumnya ada 250 RW. Berkat usaha kita bersama, sekarang tinggal 86 RW yang masih terdapat kasus positif virus corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi.

Klasifikasi kasus Covid-19, lanjut Liza, didasarkan pada jumlah terkonfirmasi positif di tiap RW. Misalnya, apabila di suatu RW ada dua kasus positif virus corona, maka RW tersebut masuk zona merah. Tetapi, kalau ditemukan ada satu kasus positif virus corona berarti masuk zona kuning, sedangkan jika tidak ditemukan kasus positif virus corona berarti masuk zona hijau.

“Kalau misalkan di suatu RW pernah ada satu kasus positif virus corona tapi sekarang sudah sembuh, maka wilayah tersebut masuk zona hijau meski pun pernah ada orang yang terkonfirmasi positif,” jelas Liza. (rls/srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: