Pemkot Tangerang Galakkan Kembali PSBL Hingga WFH

FOTO: rahmat/indolinear.com
Jumat, 4 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Kasus Covid-19 di Kota Tangerang mengalami peningkatan. Pada 4 Desember 2020, jumlah terkonfirmasi sebanyak 3.042 orang, terdiri dari 395 orang dalam perawatan, 2.568 orang sembuh, dan 79 orang meninggal.

Pemerintah Kota Tangerang pun menempuh sejumlah langkah strategis demi menekan angka penyebaran Covid-19. Di antara langkah strategis itu adalah menggalakkan kembali penerapan pembatasan sosial berskala lingkungan atau PSBL, mulai dari tingkat RW di tiap wilayah Kota Tangerang.

“Sebelumnya PSBL RW dirasa cukup berhasil untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” kata Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Jumat (4/12/2020).

Kemudian, sebagai upaya dalam mencegah peningkatan kasus Covid-19 di area perkantoran, Arief juga kembali menginstruksikan pemberlakuan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

“Yang bekerja di kantor hanya 25 persen dan 75 persen bekerja dari rumah dalam setiap unit kerja,” tegas dia.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang pun akan melakukan tracking secara masif, baik kepada masyarakat maupun kepada aparatur sipil negara, sebagai langkah dini pencegahan Covid-19.

“Jumlah tracking yang dilakukan sekitar 300-400 tes dalam satu hari,” ujar Arief.

Dia menyebut, peningkatan kembali kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang didominasi oleh faktor penularan di rumah tangga dan interaksi sosial. Di mana, kasus rumah tangga mencapai 35 persen dan interaksi sosial naik menjadi 24 persen.

“Faktor interaksi sosial di minggu ke 37 hanya sebesar 12 persen,” jelas Arief.

Lebih lanjut, dia memintai seluruh pihak di Kota Tangerang agar mau bekerja sama dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Tujuannya, supaya status penyebaran Covid-19 bisa menurun menjadi zona oranye bahkan zona hijau.

Arief pun selalu mengingatkan seluruh elemen masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19. Protokol kesehatan tersebut mulai dari memakai masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan dengan sabun.(srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: