Pemkot Kendari Menggandeng LinkAja Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 19 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – LinkAja resmi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari, melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran Menggunakan Aplikasi LinkAja.

Nota Kesepakatan ini ditandatangani oleh Walikota Kendari, H. Sulkarnain Kadir bersama Head of Government Project LinkAja, M Rendi Nugraha, yang berlangsung di Pantai Nambo Kendari, dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Tujuan dari dilakukannya kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama yang didukung sepenuhnya oleh Bank Indonesia Sulawesi Tenggara ini adalah untuk mengakselerasi percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan transaksi nontunai di Kota Kendari, selain tentunya diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Kota Kendari.

Ruang lingkup dari kesepakatan bersama ini antara lain penerapan pembayaran nontunai pada ekosistem pembayaran penerimaan daerah Pemerintah Kota Kendari yang meliputi pembayaran pajak dan retribusi daerah (termasuk PBB, dan Pajak Kendaraan Bermotor), serta dukungan pengembangan digitalisasi ekosistem mikro, pariwisata, dan UMKM di wilayah Kota Kendari.

  1. Sulkarnain Kadir, Walikota Kendari mengatakan, kota yang dipimpinnya adalah yang pertama di Sulawesi Tenggara untuk memulai program digitalisasi ini. “

“Kami bersepakat kemarin di November, Alhamdulillah, Februari ini sudah terealisasi dan tentu ini hanya langkah awal saja. Mudah-mudahan setelah terbentuknya TP2DD ini segera bergerak karena ini tim gabungan, kami disupport oleh Bank Indonesia, LinkAja, dan Bank Sultra sebagai Fasilitator Transaksi ini, ya mudah-mudahan nanti semakin banyak merchant yang bisa kita akses dan juga pelaku-pelaku usaha semakin banyak yang bisa terlibat dalam program digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah,” jelas dia, dilansir dari Merdeka.com (18/02/2021).

M Rendi Nugraha selaku Head of Government Project LinkAja mengatakan, sebagai uang elektronik nasional yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian ekonomi, LinkAja telah secara konsisten melakukan berbagai kerja sama strategis untuk dapat menghadirkan layanan keuangan digital yang merata kepada seluruh masyarakat.

“Kerja sama LinkAja dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari kali ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah. Kami harap kolaborasi baik ini dapat menghadirkan kemudahan transaksi digital yang aman, nyaman, dan cepat bagi warga Kota Kendari, sekaligus mengoptimalkan pendapatan Pemerintah Daerah setempat,” kata dia.

Hingga saat ini, LinkAja telah menjalin kerja sama strategis dengan dengan Pemerintah Daerah di 13 kota dan provinsi di Indonesia, seperti Kota Cirebon, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Provinsi Aceh, Kabupaten Lebak, Provinsi Sumatra Selatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Makassar, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Gorontalo, Kabupaten Banyuwangi, serta Kabupaten Bone Bolango, dengan fokus utama pada digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Untuk pembayaran pajak secara nontunai, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), LinkAja telah hadir di lebih dari 67 Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia. Selain itu, LinkAja juga turut memberikan kemudahan transaksi elektronik di pasar tradisional, UMKM setempat, serta berbagai objek wisata lokal. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: