Pemkot Bekasi Mengamankan Batu Pemeras Tebu Peninggalan Sejarah

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Senin, 27 Juni 2022

Indolinear.com, Bekasi – ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengamankan batu pemeras tebu diduga peninggalan sejarah.

Saat ini, Pemkot Bekasi mulai meneliti penemuan batu di Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, tersebut. Batu yang diduga berasal dari abad ke-17 itu merupakan alat pemeras tebu.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Pemkot Bekasi telah mengamankan benda tersebut.

Nantinya, bila benar-benar merupakan benda bersejarah, pihaknya akan menyimpannya di museum cagar budaya.

“Penemuan batu sejarah ini akan kita teliti lebih lanjut. Jika memang benar batu bersejarah maka batu tersebut akan kita tempatkan di museum cagar budaya,” kata Tri Adhianto, dilansir dari Beritasatu.com (26/06/2022).

Penemuan dugaan alat pemeras tebu‎ ini berawal dari laporan warga Telukpucung di pinggir jalan, tepatnya di sekitar saluran air.

Kemudian Tri Adhianto bersama dengan bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi berupaya mengangkat benda tersebut untuk diteliti lebih lanjut.

Warga setempat menduga, batu pemeras tebu itu mirip dengan batu peninggalan abad ke-17, seperti yang terlihat di website resmi www: kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/alat-pemeras-tebu-di-museum-situs‎.

Berdasarkan informasi di website tersebut, batu tersebut sangat mirip dengan batu di zaman Kesultanan Banten abad ke-17.

Batu tersebut biasa dipergunakan masyarakat untuk memproduksi gula oleh penduduk Tionghoa di daerah Pecinan, Kelapadua. Hasilnya, dijual ke Batavia untuk selanjutnya diekspor ke Tiongkok dan Jepang. (Uli)